Bengkulu (ANTARA) - Badan Musyawarah Adat Provinsi Bengkulu memberikan gelar adat ke sejumlah tokoh dari Panglima Kopassus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi, Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya TNI Irvansyah, hingga Gubernur Bengkulu Helmi Hasan pada peringatan HUT Ke-57 Bengkulu.
"Tujuannya tidak lain adalah bagaimana negeri Bengkulu, Nusantara ini menjadi lebih maju ke depannya," kata Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Bengkulu S. Effendi di Bengkulu, Senin.
BMA Provinsi Bengkulu memberikan gelar adat pada Irjen Pol Purn. Drs. H. Supratman yakni Raja Khalifah II, kemudian Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Irvansyah dengan gelar Pangeran Jaya Kesuma II.
Berikutnya Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi dengan gelar Panglima Raja dan gelar adat juga diberikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Reda Manthovani yakni dengan gelar Adipati Kembang Agung.
"Untuk Letjen Djon Afriandi sudah memastikan untuk ikut penganugerahan gelar, namun beliau sampaikan pada kami ternyata beliau ada tugas negara pertemuan dengan Raja Salman di Makkah," kata dia.
Kemudian BMA Provinsi Bengkulu juga memberikan anugerah gelar adat kehormatan pada Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dengan gelar Sutan Inayat Syah, Istri Gubernur Bengkulu Ny. Khairunnisa Helmi Hasan, yakni Putri Melayan Deni.
Kemudian kata dia gelar juga dianugerahkan pada Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Ariyanto yakni Rio Setanggai Panjang Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono yaitu Depati Bangun Binang, dan Kajati Bengkulu Victor Antonius Saragih Sidabutar, dengan gelar Depati Bangsa Radin.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyebutkan penganugerahan gelar tersebut merupakan upaya mengejawantahkan kecintaan terhadap adat budaya. Helmi mengapresiasi pemberian gelar adat bagi putra-putri terbaik Bengkulu.
"Alhamdulillah, putra-putra terbaik Bengkulu hadir langsung, ada Kepala Bakamla, Jamintel, ada Menteri Desa. Dan nanti di tahun depan selevel menteri (akan dianugerahkan gelar adat), Ketua DPD RI, kita mengapresiasi putra-putri terbaik Provinsi Bengkulu ini, kalau tidak kita siapa lagi yang mengapresiasi," ucapnya.
Kepala Bakamla Laksamana Madya TNI Irvansyah menyampaikan apresiasi kepada BMA, Pemprov Bengkulu, dan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, atas pemberian gelar adat tersebut.
"Senang sekali, bangga, dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Bengkulu khusus, pada Bapak Gubernur juga pada Ketua BMA dan gelar ini selain sebagai kita keturunan dari Bengkulu, saya dari Rejang, ini juga merupakan tanggung jawab dan tugas ke depan untuk menjaga budaya Bengkulu," ujarnya.
Pewarta: Boyke Ledy WatraUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026