Bengkulu (ANTARA) - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan peran Jaksa Garda Desa sangat penting dalam mengawal berbagai program pemerintah di desa agar benar-benar terwujud secara efektif dan sesuai tujuannya.
“Sangat penting untuk mengawal program-program yang berbasis di desa agar betul-betul bisa berjalan efektif. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengapresiasi khususnya kepada Kejaksaan Republik Indonesia yang telah menginisiasi program ini. Semoga apa yang kita harapkan bersama dapat terwujud,” kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, Senin.
Menurut dia, pemerintah pusat telah menggelontorkan banyak program pembangunan dan pemberdayaan, terutama di tingkat desa, misalnya Koperasi Merah Putih untuk desa dan kelurahan, program cetak sawah, penanaman jagung, program Makanan Bergizi Gratis, dan berbagai program lainnya.
Program-program tersebut, kata dia, membutuhkan dukungan semua pihak serta pengawalan agar benar-benar terealisasi sesuai yang diharapkan.
“Karena sesungguhnya harapan Bapak Presiden, harapan kita bersama, adalah harapan seluruh rakyat Indonesia untuk menjadikan Republik Indonesia ini betul-betul menjadi republik yang menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh anak bangsa apa pun suku dan agamanya,” katanya.
Program Jaksa Garda Desa merupakan inisiatif Kejaksaan Republik Indonesia untuk mendampingi, mengawal, serta memberikan bantuan hukum kepada pemerintah desa dalam pengelolaan dana desa agar terhindar dari penyimpangan dan korupsi.
Program itu juga bertujuan memastikan dana desa digunakan secara efektif, transparan, dan tepat sasaran untuk pembangunan, peningkatan ketahanan pangan, serta kesejahteraan masyarakat.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, mengatakan kehadiran Program Jaksa Garda Desa merupakan wujud komitmen kejaksaan dalam mendorong pemerataan ekonomi di desa.
“Ini sejalan dengan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yaitu upaya pemerataan dan kemandirian ekonomi melalui Asta Cita, mendorong kemandirian bangsa, swasembada pangan berkelanjutan, serta membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi,” ujar Victor.
