Bengkulu (ANTARA) - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyoroti pentingnya pembangunan Provinsi Bengkulu menjadi daerah ramah wisata untuk meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan.
"Bengkulu ini sangat berpotensi. Namun mungkin kita belum sepenuhnya mampu memuliakan tamu yang datang. Belum lama ini kita melihat beberapa kejadian viral di Pantai Panjang dan Danau Dendam. Makanya kita harus banyak belajar dari Bali," kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, Kamis.
Beberapa waktu lalu pernah kejadian pedagang di dua destinasi wisata provinsi Bengkulu menjual makanan kepada wisatawan ternyata harganya dibuat semaunya dengan harga tinggi (getok harga), itu perilaku ketidakramahan di sektor kepariwisataan daerah.
Kejadian tersebut membuat pengunjung enggan untuk datang kembali berwisata ke provinsi berjuluk Bumi Merah Putih tersebut karena para wisatawan merasa tidak nyaman menikmati liburan di destinasi wisata.
Pembangunan sektor wisata yang baik tidak cukup hanya dengan memperbaiki infrastruktur, promosi yang masif dan memberikan paket-paket promosi menarik saja.
Daerah yang ramah wisata, kesadaran masyarakat terhadap dukungan dan citra positif pariwisata juga berperan penting dalam menumbuhkan destinasi wisata daerah menjadi pilihan utama para pengunjung.
Salah satu provinsi yang sukses membangun pariwisata dari berbagai sisi di Indonesia yakni Bali. Pulau Bali tidak hanya menjadi tujuan wisatawan nusantara tetapi menjadi tujuan wisatawan dunia.
Oleh sebab itu, Gubernur Helmi mengajak semua pihak untuk mendukung menumbuhkan sektor pariwisata Provinsi Bengkulu layaknya Bali atau daerah lainnya yang telah sukses membangun sektor pariwisata mereka karena Bengkulu memiliki potensi alam yang melimpah dan destinasi-destinasi yang indah tak kalah dari daerah lainnya.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan pada Rabu malam (19/11) telah menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Desa Wisata 2025 lewat Malam Anugerah Desa Wisata.
Pada kategori Kelembagaan Desa Wisata, Desa Kunkai Baru (Kabupaten Seluma) berhasil meraih predikat terbaik I, disusul Desa Hutan Mangrove 212 (Kota Bengkulu) sebagai terbaik II, dan Desa Maju Makmur (Kabupaten Mukomuko) sebagai terbaik III. Sementara itu, Penghargaan favorit jatuh kepada Desa Cawang Lama (Kabupaten Rejang Lebong).
Untuk Kategori Daya Tarik Wisata, Desa Air Bening (Kabupaten Rejang Lebong) menjadi terbaik I, Desa Pasar Pedati (Kabupaten Bengkulu Tengah) meraih terbaik II, dan Desa Lubuk Sahung (Kabupaten Bengkulu Utara) ditetapkan sebagai terbaik III.
