Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu Muhammad Fikri menyatakan pengembangan potensi wisata setempat menjadi solusi atas pemotongan anggaran oleh pemerintah pusat ke daerah itu.
"Pariwisata bisa menjadi salah satu solusi atas pemotongan anggaran yang diterima pemerintah daerah saat ini. Jika sektor pariwisata berkembang maka akan memberikan dampak yang luas dengan meningkatkannya perekonomian masyarakat," kata dia saat membuka Festival Bhumi Belirang di Desa Wisata Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, Minggu.
Dia menjelaskan, di Kabupaten Rejang Lebong saat ini terdapat 90 lebih destinasi wisata baik wisata alam yang memanfaatkan keindahan sungai, gunung, danau, air panas, wisata agro berupa buah-buahan, taman bunga dan lainnya.
Untuk menggeliatkan potensi wisata yang ada di daerah itu, kata dia, Pemkab Rejang Lebong berkomitmen untuk fokus dalam pengembangan pariwisata yang ada di wilayah itu.
"Kami akan fokus mengembangkan potensi wisata yang ada di Rejang Lebong ini, sehingga nanti Rejang Lebong benar-benar menjadi kabupaten tujuan wisata," tegasnya.
Salah satu upaya Pemkab Rejang Lebong untuk mengembangkan potensi wisata ini ialah dengan dibangunnya jalan menuju obyek wisata Air Terjun Tri Sakti Desa Belitar Seberang yang melalui Desa Sindang Jati, pembangunan jalan itu juga akan diteruskan 2026 mendatang sehingga orang bisa mudah datang ke lokasi wisata tersebut.
Selain pembangunan jalan menuju obyek wisata Air Terjun Tri Sakti, Pemkab Rejang Lebong juga akan membangun jalan di Desa Air Bening yang belum lama ini berhasil meraih juara satu desa wisata ditingkat Provinsi Bengkulu.
Dia memohon doa dan dukungan masyarakat Rejang Lebong agar kegiatan Festival Bhumi Belirang yang dilaksanakan setiap tahun di Desa Belitar Seberang agar lolos dan masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara.
Ketua panitia Festival Bhumi Belirang, Andika berharap Festival Bumi Belirang dapat menjadi agenda rutin yang semakin berkembang dari tahun ke tahun.
Pada kegiatan itu mereka menampilkan aneka kegiatan mulai dari lomba senam ceria bertema Senam Nusantara, Karnaval Buto, penampilan etnis budaya, pasar arenan yakni pasar tradisional yang menjual berbagai jenis makanan tradisional, di mana transaksinya menggunakan koin buah aren, hingga drama kolosal tentang sejarah Desa Belitar Seberang.
