Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo akan menghadiri kegiatan Reuni Akbar 212 di Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/12).
“Saya ini Gubernurnya semuanya. Semua undangan yang bermanfaat bagi publik, siapapun yang mengundang, saya hadir. Jadi, saya rencana hadir undangan 212,” ujar Pramono di Balai Kota, Senin.
Sebelumnya, Humas Reuni Akbar 212, Novel Bamukmin mengatakan, panitia acara telah bertemu dengan Pramono Anung untuk meminta izin penggunaan Monas sekaligus mengundang untuk hadir ke acara tersebut.
Reuni akbar 212 akan kembali digelar di Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/12) dengan mengusung tema "Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah".
Komarudin menjelaskan, ada sebanyak 67 titik yang akan diantisipasi, termasuk simpang yang cukup padat seperti Harmoni, Tugu Tani dan Sarinah yang kemungkinan akan terdampak.
Terkait rekayasa arus lalu lintas, Komarudin menyebutkan, hal itu bersifat situasional. Jika mobilisasi massa cukup tinggi, pihaknya akan melakukan pengalihan lalu lintas lebih awal.
"Namun, sekiranya memang nanti hasil pantauan di lapangan masih memungkinkan untuk dilintasi, ini tetap akan kita buka untuk aktivitas masyarakat," katanya.
Komarudin juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengantisipasi mengingat pelaksanaannya sore hari bersama dengan jam pulang kantor.
2.511 personel gabungan dikerahkan
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan sebanyak 2.511 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikerahkan untuk mengawal jalannya Reuni Akbar 212 yang digelar di kawasan Monas, Jakarta, Selasa.
"Kami akan melaksanakan pelayanan secara terpadu dengan mengedepankan preemtif-preventif guna menjamin stabilitas kamtibmas yang kondusif," kata Susatyo di Jakarta, Selasa.
Ia memastikan kesiapan pelayanan maksimal menjelang kegiatan Reuni Akbar 212 yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan Silang Monas, Gambir Jakarta Pusat.
Pelayanan ini akan berfokus pada pendekatan yang humanis dan profesional, serta mengedepankan tindakan preemtif-preventif guna menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Susatyo menginstruksikan kepada seluruh petugas di lapangan untuk melayani peserta aksi dengan baik. Dia juga memastikan bahwa seluruh personel pelayanan tidak dibekali senjata api selama bertugas.
"Untuk personel ada 2.511 petugas gabungan. Layani saudara kita yang menyampaikan aksi damai dengan humanis dan profesional," ujarnya.
Selain itu, Kapolres juga menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada para peserta aksi di antaranya peserta diminta menggunakan kantong parkir yang disediakan di sekitar area Monas dan tidak parkir di pinggir jalan raya yang dapat membuat kemacetan.
