Kota Bengkulu (ANTARA) - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat hingga akhir November 2025 belanja untuk menjalankan program makan bergizi gratis (MBG) di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu telah mencapai Rp88 miliar.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Provinsi Bengkulu Muhammad Irfan Surya Wardhana di Kota Bengkulu, Selasa, mengatakan bahwa program MBG telah diimplementasikan di seluruh wilayah Bengkulu dengan 88 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dan sembilan di antaranya dalam tahap operasional.
"Untuk perkembangan belanja MBG di Provinsi Bengkulu hingga saat ini berdasarkan data dari koordinator sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) Bengkulu sebesar Rp88 miliar," ujar dia.
Ia menyebutkan untuk program MBG di Provinsi Bengkulu terdapat 448 pemasok atau vendor yang menyediakan bahan pangan dengan 216.224 penerima program makan bergizi tersebut dari 44,78 persen target penerima program di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
Di sisi lain, penerima program MBG di Provinsi Bengkulu terdiri kelompok pelajar, ibu hamil dan ibu menyusui berasal dari Kota Bengkulu yang mencapai 79.339 orang, Kabupaten Bengkulu Utara 41.603 orang, Kabupaten Rejang Lebong yaitu 19.633 orang.
Kabupaten Bengkulu Selatan sebanyak 13.608 orang, Kabupaten Kaur 13.159 orang, Kabupaten Seluma yaitu 12.447 orang, Kabupaten Kepahiang 12.189 orang.
Kemudian, Kabupaten Mukomuko mencapai 11.762 orang, Kabupaten Bengkulu Tengah yaitu 10.526 orang dan Kabupaten Lebong 1.958 orang.
Irfan mengatakan program MBG menjadi peluang untuk menggerakkan ekonomi regional di Provinsi Bengkulu. Untuk itu pemerintah daerah (Pemda) harus mampu mengungkap peluang melalui interkoneksi dapur MBG dengan sektor usaha nyata untuk memenuhi kebutuhan pasokan program makan bergizi gratis tersebut.
Sejumlah komoditas harus dapat disediakan oleh pelaku usaha di Kota Bengkulu dan itu, menurut dia, menjadi peluang bagi mereka. Karena program MBG membutuhkan berbagai bahan baku seperti air, beras, ayam potong, sayur mayur, buah-buahan, susu, ikan, telur, tahu, tempe, bumbu dapur yaitu serai, daun jeruk dan lainnya.
