Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota Bengkulu bekerjasama dengan Lembaga Edukasi Kajian Daerah (LEKaD) mengadakan diklat atau pelatihan dengan tema 'menulis dan membuat video kreatif bisa menghasilkan cuan' kepada siswa SMP di wilayah tersebut guna meningkatkan kualitas generasi muda Bengkulu.
Kegiatan tersebut dilakukan guna memberikan pemahaman dan keterampilan dasar kepada para ratusan siswa sekolah menengah pertama (SMP) mengenai dunia literasi digital, khususnya penulisan kreatif dan produksi konten video yang edukatif, menarik, serta berpotensi menghasilkan pendapatan.
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Edukasi seperti ini penting agar anak-anak kita, khususnya pelajar SMP, bisa menggunakan media sosial secara bijak dan kreatif. Dengan kemampuan menulis dan membuat video yang baik, mereka bukan hanya berkarya, tetapi juga bisa menghasilkan cuan," kata Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu, Senin.
Ia menyebut bahwa dengan adanya pelatihan tersebut para peserta dapat memanfaatkan media sosial dengan lebih positif dan produktif.
Sebab, pelatihan tersebut sangat relevan dengan perkembangan era digital saat ini, terutama bagi generasi muda yang kesehariannya dekat dengan dunia konten dan media sosial.
Di sisi lain, Ketua LEKaD Wahyu Grandia mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin lembaganya dan menjadi yang pertama kali digelar di Kota Bengkulu untuk tingkat SMP sederajat, serta bekerjasama dengan komunitas 'Manden Lamo' serta bersinergi dengan Pemerintah Kota Bengkulu.
“Acara ini adalah program rutin LEKaD. Kebetulan kali ini pertama digelar di Kota Bengkulu untuk siswa SMP dan MTs. Kami bekerja sama dengan 'Manden Lamo' dan bersinergi dengan Pemkot Bengkulu, khususnya dalam program jurnalistik," sebut dia.
Untuk itu, dirinya berharap para peserta dapat memanfaatkan dan menggunakan kemampuan tersebut untuk mempromosikan sekolah, program pemerintah kota, serta mengangkat potensi Bengkulu agar lebih dikenal luas.
"Pemahaman tentang jurnalistik sangat diperlukan di era digitalisasi saat ini. Karena itu, LEKaD berkomitmen terus menghadirkan edukasi yang relevan bagi pelajar maupun masyarakat," jelas Wahyu.
