Bengkulu (ANTARA) - Penyanyi kondang sekaligus pendakwah Rhoma Irama mengajak semua elemen menggelar muhasabah bangsa pasca-bencana banjir bandang yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
"Oleh karena itu musibah yang kita terima hendaklah menjadi hikmah buat kita, Allah berfirman seandainya umat dari sebuah bangsa beriman dan bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala maka akan aku datangkan keberkahan dari langit dan keberkahan dari bumi tapi kalau mereka mendustakan firman Allah maka akan aku timpakan bencana azab atas apa yang mereka lakukan," kata Rhoma Irama di Bengkulu, Senin.
Dia mengatakan bencana itu bisa terbagi dalam tiga golongan, bisa jadi bencana yang ditimpakan merupakan cobaan, peringatan atau cara Allah meluruhkan dosa manusia sebelum kembali ke akhirat.
"Ini satu introspeksi buat kita sebagai bangsa, apakah gerangan yang terjadi, kenapa ini semua terjadi, hendaklah kita sebagai bangsa mengadakan muhasabah mengadakan introspeksi karena bencana itu ada tiga motifnya boleh jadi cobaan boleh jadi peringatan boleh jadi juga down payment, uang muka daripada azab agar nanti kita terhindar dari siksa di hari akhirat," kata dia.
Dia memberikan tausiah keagamaan tersebut pada kegiatan Tabligh Akbar doa bersama dan donasi untuk Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang digelar Pemerintah Provinsi Bengkulu pada Senin 8 Desember 2025.
Selain tausiah agama, Rhoma Irama juga melelang jas, serban dan peci miliknya sebagai bentuk kepedulian dalam penggalangan dana bantuan bagi masyarakat terdampak bencana Sumatera banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
"Sekarang jasa saya, ini jas lebih dari 20-30 tahun ini (saya pakai) buatan penjahit yang paling keren di Jakarta, dan di dalamnya ada nama saya Rhoma Irama silahkan dilelang," kata Rhoma Irama.
Dia melelang beberapa barang pribadinya itu pada kegiatan Tabligh Akbar doa bersama dan donasi untuk Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang digelar Pemerintah Provinsi Bengkulu pada Senin 8 Desember 2025.
Rhoma Irama berharap hasil pelelangan tersebut dapat segera tersalurkan kepada saudara-saudara yang terdampak di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Selain itu menurut Rhoma Irama kejadian bencana yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera itu tentu juga bisa menjadi pengingat dan introspeksi untuk masa depan bangsa yang lebih baik.
