Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Andhika Satya Wasistho mendukung penuh rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menghapus utang kredit usaha rakyat (KUR) bagi para petani yang terdampak bencana alam di Aceh.
Ia menilai langkah tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kecil yang sedang berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.
Andhika dalam keterangan di Jakarta, Senin menegaskan bahwa inisiatif penghapusan utang itu merupakan respons nyata negara dalam memastikan pemulihan berbasis keadilan sosial bagi kelompok ekonomi paling rentan.
Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana yang menimpa masyarakat Aceh dan daerah sekitarnya. Ribuan petani disebut kehilangan lahan, peralatan, bahkan sumber pendapatan utama akibat kerusakan infrastruktur pertanian.
"Saya turut prihatin atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di Aceh. Bencana ini tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga menghancurkan mata pencaharian ribuan petani dan keluarga mereka," katanya.
Ia menegaskan pentingnya dukungan penuh terhadap langkah pemerintah agar penanganan darurat dan pemulihan di Aceh dapat berjalan cepat dan efektif.
Dalam pernyataannya, Andhika juga mendorong agar kebijakan penghapusan utang KUR tidak hanya berlaku di Aceh, tetapi diperluas ke wilayah-wilayah lain di Sumatera yang juga terdampak bencana.
Ia menyoroti kawasan seperti Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Padang, di mana petani serta pedagang kecil menunjukkan dampak kerugian yang serupa.
