Bengkulu (ANTARA) - Gubernur Bengkulu menyatakan sejumlah program kebijakan seperti pengadaan ambulans gratis untuk desa kelurahan hingga pembangunan jalan mulus tetap akan dilanjutkan pada 2026.
"Alhamdulillah, yang pertama (di 2025) kami sudah menyerahkan ratusan ambulans ke setiap desa, serta mengerjakan pembangunan infrastruktur jalan hingga ke wilayah pedesaan. Program ini tentu akan berlanjut pada 2026," kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, Rabu.
Apalagi, kata Helmi masih ada beberapa pekerjaan yakni bantuan ambulans gratis dan infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya terselesaikan di 2025.
Gubernur Helmi Hasan optimistis capaian di 2025 akan menjadi fondasi untuk kinerja yang lebih baik pada 2026, dengan fokus pada program-program yang benar-benar bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Pada 2025, Pemerintah Provinsi Bengkulu menyediakan anggaran lebih kurang Rp600 miliar untuk pembangunan jalan di seluruh kabupaten kota di provinsi berjuluk Bumi Merah Putih itu.
Anggaran tersebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah berdirinya Provinsi Bengkulu. Tidak hanya itu Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyalurkan bantuan sebanyak 130 unit ambulans untuk desa dan kelurahan.
Belum seluruh desa mendapatkan bantuan ambulans gratis tersebut, oleh karena itu kita Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berkomitmen melanjutkan program tersebut di tahun mendatang.
Tak hanya fokus pada ambulans dan infrastruktur, Helmi-Mian juga telah menjalankan berbagai aksi sosial melalui Gerakan Senabung, seperti sedekah nasi bungkus, kepedulian terhadap anak yatim, serta bantuan bagi para janda.
Aksi sosial tersebut bertujuan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, sejalan dengan prinsip Bantu Rakyat, sekaligus mengajak ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk ikut berkontribusi.
Selain itu, program BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat Bengkulu juga telah direalisasikan oleh Helmi-Mian guna memudahkan masyarakat kurang mampu dalam memperoleh pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Di bidang ketenagakerjaan, pembukaan lowongan kerja yang dilaksanakan di Balai Raya Semarak Bengkulu beberapa waktu lalu menjadi salah satu langkah konkret dengan target menekan angka pengangguran di Provinsi Bengkulu.
Program-program tersebut merupakan bagian dari program "Bantu Rakyat". Pemerintah Provinsi Bengkulu sedang menggiatkan program kebijakan dengan visi "Bantu Rakyat", program tersebut tujuannya menjawab permasalahan masyarakat dari sisi apapun.
Banyak yang sedang diwujudkan dalam program bantu rakyat tersebut seperti, pengadaan ambulans gratis satu desa kelurahan satu ambulans, peningkatan kualitas sarana prasarana rumah sakit, bantuan berobat masyarakat.
Kemudian di sektor pendidikan, Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan pendidikan yang tidak membebani masyarakat, berkeadilan, dan peningkatan kualitas pendidikan.
Di sektor pertanian dan perkebunan, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyiapkan pencetakan sawah baru dan infrastruktur pendukung sebagai upaya penyiapan swasembada pangan, menjaga stabilitas harga komoditas hasil pertanian, dan juga memastikan harga sawit petani dibeli dengan harga layak.
Pada sisi keadilan hukum, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga terus menggiatkan program kemudahan hukum bagi masyarakat. Sehingga, masyarakat lebih mudah mengakses hukum yang berkeadilan dan menjangkau semua.
