Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, tahun 2026 masih membutuhkan dukungan dana pembangunan daerah dengan skema Instruksi Presiden (Inpres) untuk pembangunan jalan daerah yang belum tuntas dibangun seluruhnya tahun 2025.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko Apriansyah di Mukomuko, Sabtu, mengatakan, kegiatan bersumber dari dana Inpres itu memang program pusat pengganti dana alokasi khusus (DAK) yang sering diterima daerah ini dari tahun ke tahun yang kini dikelola kementerian.
"Tahun 2025 kita dapat dua ruas jalan yang awalnya ter-plot lima kilometer, tapi karena ada kendala waktu penyelesaian DIPA jadi terlambat sehingga bisa dikerjakan 1,5 kilometer," katanya.
Kemudian, pemda melalui bupati mengusulkan kembali dengan usulan baru yakni ruas jalan Air Rami, Air Hitam-Teluk Bakung, Teras Terunjam-Lubuk Saung, SP 1-Sungai Lintang.
Lalu, ditambah dengan usulan lanjutan yaitu ruas jalan di Ipuh tepatnya di Desa Manunggal Jaya lanjutan tahun 2025 dengan ruas jalan di Kecamatan Penarik tepatnya di Desa Sendang Mulya.
Untuk kemarin, kata dia, perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu melakukan validasi usulan ruas jalan untuk masuk dalam program Inpres Pembangunan Jalan Daerah.
Perwakilan balai melakukan validasi untuk memastikan koridor yang diusulkan pemda layak didanai Inpres, artinya di situ ada potensi ketahanan pangan yang harus diakomodir oleh konektifitas jalan daerah.
Dia menyebutkan, salah satu contoh ruas jalan Teras Terunjam-Lubuk Saung merupakan akses tanaman pangan, holtikultura, selain ada juga perkebunan.
Kemudian begitu juga dengan ruas lain, ada kriteria yang diambil seperti konektifitas antarkecamatan Air Rami dengan Malin Deman menghubung jalan nasional dan ruas jalan yang pernah dibangunan menggunakan dana Inpres 2023.
Menurut dia, itu yang menjadi penilaian pusat, begitu juga jalan lain ada potensi dimunculkan di situ agar perhatian pusat bisa menerima mengapa jalan itu harus dibangun.
"Mudah-mudahan penilaian pusat terkait usulan pembangunan jalan daerah ini bisa diakomodir semua," ujarnya.
Sementara itu, usulan panjang jalan Air Rami sekitar enam kilometer dengan anggaran Rp30 miliar, tambahan dua ruas jalan lanjutan di Ipuh dan Penarik tujuh kilometer dengan anggaran Rp35 miliar.
Lalu, ruas jalan Teras Terunjam-Lubuk Saung delapan kilometer dengan anggaran Rp40 miliar, Sungai Lintang lima km anggaran Rp25 miliar, jadi total panjang ruas jalan yang diusulkan lebih kurang 31 kilometer dengan anggaran Rp155 miliar.
