Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menyebut sebanyak 25 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut telah memiliki sertifikat Standar Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

"Sertifikasi SLHS ini menjadi bagian penting dalam menjamin kualitas layanan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat," kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu Halian Sabdani di Bengkulu, Kamis.

Saat ini terdapat 28 dapur SPPG di Kota Bengkulu dan tiga diantaranya saat ini masih dalam proses pengurusan sertifikat SLHS di Dinas Kesehatan Bengkulu.

Dari tiga SPPG tersebut, kata dia, satu diantaranya telah mengajukan permohonan dan dalam waktu dekat  tim akan melakukan penilaian terhadap SPPG tersebut.

Untuk itu ia mengimbau kepada dua SPPG yang belum memiliki sertifikat agar segera mengajukan permohonan, sebab dengan adanya sertifikat SLHS tersebut SPPG dinyatakan layak dan dapat menjalankan kegiatan pemenuhan gizi secara optimal.

"Sertifikat SLHS merupakan syarat wajib dalam pendirian dan operasional SPPG. Sertifikasi ini menjadi indikator bahwa SPPG telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang ditetapkan," ucapnya.

Di sisi lain Halian memastikan seluruh aspek kelayakan SPPG terpenuhi, sebab hal tersebut menjadi perhatian utama adalah kualitas air yang digunakan harus higienis dan aman.

Untuk itu ia menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala, guna menjaga mutu layanan dan memastikan SPPG beroperasi sesuai dengan standar yang berlaku.

Sementara itu Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Bengkulu menargetkan sebanyak 120.327 kelompok 3B yaitu ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD, di wilayah tersebut menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026.

"Kami menargetkan sebanyak 120 ribu ibu hamil, menyusui, dan balita non-PAUD, di Provinsi Bengkulu menerima Program MBG yang menjadi salah satu langkah mencegah stunting sejak dini," sebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Zamhari Bahrun.

Sebanyak 120.327 orang masuk kelompok 3B yang ditargetkan menerima Program MBG di Bengkulu, terdiri dari .078 ibu hamil, 18.999 ibu menyusui, dan 100.250 balita non-PAUD.

Ia menyebut dari 120.327 target penerima MBG di Provinsi Bengkulu, 10.466 orang diantaranya telah menerima manfaat Program MBG.



Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026