Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mendorong masyarakat mengelola sampah menjadi pupuk kompos sebagai bagian dari upaya mewujudkan kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing.

"Saya mengajak seluruh warga Kota Bengkulu untuk mulai peduli dan memilah sampah dari rumah. Pemilahan sampah organik untuk dijadikan kompos terbukti dapat memangkas volume sampah hingga lebih dari 50 persen," kata Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu, Jumat.

Ia menjelaskan dengan memisahkan antara sampah organik dan anorganik memiliki dampak signifikan dan menjadi solusi jangka panjang mengatasi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Sebakul Kota Bengkulu.

Jika sampah organik dikelola secara mandiri untuk dijadikan kompos, kata dia, maka volume sampah yang dihasilkan setiap rumah tangga dapat terpangkas hingga lebih dari setengahnya.

Ia mengatakan gerakan memilah sampah merupakan kunci utama dalam memperpanjang usia pakai TPA Air Sebakul.

Hingga saat ini, katanya, volume sampah yang masuk TPA Air Sebakul terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk sehingga diperlukan tindakan preventif dari hulu ke hilir.

"Jika masyarakat bergerak bersama-sama memilah sampah, beban di TPA akan berkurang drastis. Kita tidak bisa hanya mengandalkan petugas kebersihan, tapi kesadaran kolektif adalah kunci utama kebersihan kota kita," ujar dia.

Pemkot Bengkulu menganggarkan dana Rp300 juta dan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) untuk memperbaiki akses jalan menuju TPA Air Sebakul.

Perbaikan jalan tersebut untuk menunjang kelancaran operasional pengangkutan sampah dan meningkatkan keselamatan kendaraan yang keluar masuk kawasan TPA Air Sebakul.

Perbaikan jalan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat, sedangkan perbaikan mencakup jalan di kawasan TPA maupun akses jalan di bagian depan TPA.

Pihaknya juga akan membangun jalan menggunakan balok beton agar jalur kendaraan pengangkut sampah lebih kuat, tidak mudah rusak, dan dapat dilalui secara optimal.

Selain itu, Dinas PUPR akan membangun akses jalan di bagian TPA Air Sebakul dengan sistem stockpile yang diperuntukkan truk pengangkut sampah mandiri atau swasta, guna meningkatkan keamanan serta efisiensi pengelolaan sampah.

Dengan adanya penerapan sistem stockpile, Pemkot Bengkulu menilai pengelolaan lalu lintas kendaraan di TPA akan lebih tertib dan aman, sekaligus mengurangi risiko kerusakan jalan di kawasan TPA Air Sebakul.



Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026