Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyerahkan bantuan laptop bagi ratusan guru mulai dari tingkat lembaga pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah pertama guna mendukung digitalisasi pendidikan di daerah ini.

Bupati Mukomuko Choirul Huda di Mukomuko, Jumat, mengatakan, bahwa pendidikan di daerah ini ke depan adalah pendidikan yang lebih pada sistem pendidikan yang lebih digitalisasi, maka pemerintah daerah membekali guru-guru ini dengan laptop.

"Dengan laptop ini guru mampu untuk masuk ke dunia maya, dan belajar di dunia digital," katanya.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyerahkan bantuan laptop sebagai bentuk implementasi program Satu Guru Satu Laptop (Sagusala).

Program Sagusala ini merupakan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko Choirul Huda dan Rahmadi AB yang pengadaannya dilaksanakan pada tahun 2025.

Program Sagusala di Kabupaten Mukomuko tahun 2025 berupa pembelian sebanyak 177 laptop untuk 177 guru sekolah tingkat SD dan SMP.

Bupati mengatakan, pemda memberikan bantuan itu selain dibutuhkan dan untuk mengoptimalisasikan diri, belajar di dalam dunia digital sehingga pengetahuannya bisa dikembangkan.

Di menilai, guru itu tentunya adalah orang yang punya ilmu yang baik, karakternya bagus dan bisa juga memberikan satu pendidikan baik sekolah maupun lewat digitalisasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Arni Gusnita menyebut program Sagusala ini untuk mendukung digitalisasi pendidikan di daerah ini.

Setelah nanti, untuk program Sagusala 2026 akan dilanjutkan lagi dan anggaran untuk program ini akan dibelanjakan sampai semua guru menerima laptop sesuai dengan visi misi bupati dan wakil bupati.

Karena tujuan program ini dengan adanya digitalisasi di zaman sekarang ini, sistem di sekolah maupun di perkantoran itu online semua, baik dari laporan, tidak ada yang manual lagi, sehingga laptop itu dibutuhkan.

Kemudian, laptop itu sangat dibutuhkan untuk masing-masing guru karena masing-masing guru itu untuk pembelian satu laptop mungkin mereka keberatan apalagi di situ ada guru yang honor, guru yang PPPK.

Untuk sekarang ini, program Sagusala belum bisa menjangkau seluruh guru, belum semua guru yang terakomodir tetapi program ini akan berlanjut pada tahun depan sampai seluruh guru itu menerima bantuan dari program ini. 

 

 



Pewarta: Ferri Aryanto
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026