Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, akan mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pengelolaan retribusi parkir seiring dengan rencana pengoperasian Pasar Subuh atau Pasar 56 di Jalan Kedondong yang berada di kawasan Pasar Panorama.
Menurut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu Noni Yuliesti di Bengkulu, Kamis, kawasan tersebut akan menjadi salah satu lokasi dengan potensi retribusi parkir yang cukup besar di Kota Bengkulu.
"Kami memastikan retribusi parkir di kawasan Jalan Kedondong tetap berjalan optimal meskipun nantinya ada aktivitas Pasar Subuh," katanya.
Dengan upaya optimalisasi retribusi parkir tersebut, ia mengatakan Pemkot Bengkulu tidak hanya fokus pada Jalan Kedondong, tetapi juga mencakup sejumlah lokasi parkir lain di wilayah kota tersebut.
Ia mengatakan saat ini Bapenda Kota Bengkulu tengah melakukan pendataan ulang terhadap titik-titik parkir untuk memastikan seluruh potensi pendapatan dapat tercatat secara maksimal.
"Sekarang kami sedang melakukan pendataan ulang di beberapa lokasi parkir. Langkah ini menjadi bagian dari strategi kami untuk mencapai target pendapatan asli daerah dari sektor retribusi parkir pada tahun 2026 sebesar Rp4 miliar," ujar dia.
Sementara itu, salah satu juru parkir yang berada di Jalan Kedondong dan Belimbing Pasar Panorama yaitu Dian Sri mengatakan siap mendukung kebijakan Pemerintah Kota Bengkulu, termasuk pengoperasian Pasar Subuh.
"Kami siap mendukung penuh program pemerintah, termasuk pelaksanaan Pasar Subuh. Kami akan berkoordinasi agar kegiatan berjalan tertib dan lancar," ujar dia.
Menurut dia, para juru parkir berkomitmen untuk ikut menjaga ketertiban kawasan, terutama terkait aktivitas pedagang agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Dengan adanya kerjasama tersebut diharapkan dengan adanya Pasar Subuh dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, menciptakan lingkungan yang tertib, serta meningkatkan pendapatan daerah dari sektor retribusi parkir, ujar dia.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026