Kabupaten Bengkulu Tengah (ANTARA) - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Bengkulu mewisuda 75 lanjut usia (lansia) melalui program binaan Sekolah Lansia Tangguh di Kabupaten Bengkulu Tengah.
"Program Sekolah Lansia Tangguh ini bertujuan agar para lansia tetap aktif, sehat, mandiri serta memiliki peran dalam keluarga dan lingkungan. Lansia harus tetap berdaya dan tidak menjadi beban," kata Sekretaris Perwakilan BKKBN Bengkulu Nesyanto di Kabupaten Bengkulu Tengah, Jumat.
Sebanyak 75 lansia tersebut berasal dari dua sekolah, yaitu Sekolah Lansia Kasih Ibu Desa Sidodadi dan Sekolah Lansia PUT Bahagia di Kabupaten Bengkulu Tengah.
Puluhan lansia tersebut berasal dari dua sekolah, yakni Sekolah Lansia Kasih Ibu Desa Sidodadi dan Sekolah Lansia PUT Bahagia.
Ia menjelaskan program Sekolah Lansia Tangguh menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, mandiri dan produktif di usia senja.
Sebanyak 75 lansia yang diwisuda tersebut, ujar dia, telah mengikuti proses pembelajaran 12 kali pertemuan, di mana pelaksanaan kegiatan belajar disesuaikan dengan kesepakatan di masing-masing sekolah lansia.
Ia menjelaskan jika dalam satu bulan dapat dilakukan dua kali pertemuan maka peserta dapat diwisuda dalam waktu enam bulan, sedangkan jika pertemuan hanya satu kali dalam sebulan maka proses berlangsung hingga satu tahun.
Materi yang disampaikan pada Sekolah Lansia Tangguh, yaitu edukasi kesehatan fisik dan mental, penguatan spiritual, dan peningkatan peran sosial lansia dalam keluarga dan masyarakat.
Ia menjelaskan program sekolah lansia menjadi bagian dari kesiapan pemerintah dalam menghadapi peningkatan jumlah warga lansia di masa mendatang.
Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada para lansia yang ingin mengikuti program tersebut agar menghubungi penyuluh KB di desa masing-masing.
"Dengan jumlah 15 hingga 20 orang lansia saja, sudah bisa mendirikan Sekolah Lansia Tangguh sendiri di desa," ujar dia.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026