Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong, Bengkulu, memberikan beasiswa kursus bahasa Inggris untuk 30 pelajar di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara yang menjadi lokasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0409/Rejang Lebong Kapten Inf Tasmi Basiroroni saat dihubungi di Rejang Lebong, Rabu, mengatakan program beasiswa ini merupakan salah satu sasaran non-fisik prioritas selain pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan pada program TMMD yang digelar di wilayah itu.

"Pemberian beasiswa kursus bahasa Inggris ini merupakan inisiasi langsung dari Pak Dandim. Beliau melihat kemampuan bahasa Inggris di tingkat desa masih perlu ditingkatkan, sehingga diharapkan beasiswa ini mampu meningkatkan kualitas SDM anak-anak di Desa Seguring," kata dia.

Dia menjelaskan, bahwa TMMD ke-127 ini dilaksanakan di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, yang berlangsung mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026.

Menurut Tasmi, kuota beasiswa disediakan untuk 30 orang pelajar yang terdiri dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Saat ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk melakukan pendataan calon pesertanya.

"Kursus akan dilaksanakan selama tiga bulan, dimulai pada minggu pertama bulan Ramadhan. Seluruh biaya akomodasi dan fasilitas penunjang lainnya ditanggung sepenuhnya oleh Kodim," terangnya.

Rencananya, para peserta akan didaftarkan pada lembaga kursus bahasa Inggris resmi yang memiliki fasilitas memadai. Namun, pihak TNI juga membuka opsi untuk mendatangkan pengajar dari luar jika pihak desa mampu memfasilitasi lokasi belajar di wilayah tersebut.

Sebelumnya, Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada menjelaskan program TMMD ke-127 dipusatkan di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara dengan sasaran fisik dan nonfisik dengan dukungan anggaran Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong sebesar Rp1 miliar lebih.

Dijelaskan Agung Lewis, kegiatan prioritas TMMD ini di antaranya ialah rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni atau RTLH. Kemudian pembukaan akses jalan baru sepanjang 4.167 kilometer dengan lebar 8 meter, serta pengerasan jalan sepanjang 1.250 Km. Selanjutnya pembuatan lima unit sumur bor, rehab jembatan gantung.

Sedangkan untuk kegiatan nonfisik berupa pelayanan kesehatan dan donor darah, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, hukum, pertanian, pencegahan narkoba, kerukunan antarumat beragama, penanganan stunting, hingga sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).



Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026