Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu mengimbau kepada seluruh orang tua khususnya wali murid siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) untuk meningkatkan pengawasan guna mengantisipasi terjadinya tawuran tingkat pelajar selama Ramadhan 1447 Hijriah.

Hal tersebut dilakukan sebab beberapa waktu terakhir marak terjadinya aksi tawuran yang melibatkan pelajar tingkat SD dan SMP di Kota Bengkulu selama Ramadhan dan terakhir adanya perusakan hingga pembakaran sepeda motor oleh para pelajar.

"Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar memastikan anak-anak tidak berkeliaran pada malam hari tanpa pengawasan. Libur Ramadan seharusnya dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif, bukan justru terlibat dalam aksi tawuran yang merugikan," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu Ilham Putra di Bengkulu, Sabtu.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hari.

Sebab, peran keluarga sangat penting untuk mencegah anak terlibat dalam tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Ilham juga mengajak agar para orang tua dapat mengarahkan anak-anaknya pada kegiatan bernilai ibadah selama bulan suci Ramadhan, seperti tadarus Al-Qur’an dan salat tarawih berjamaah.

‎"Ajak anak mengikuti kegiatan keagamaan seperti tadarus Al Qur’an dan salat tarawih setiap malam. Selain menambah pahala, kegiatan tersebut juga dapat membentuk karakter serta menjauhkan mereka dari perilaku negatif," ujar dia.

Selain itu, dirinya berharap agar dengan adanya sinergi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua dapat menekan angka kenakalan remaja selama masa libur, sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga sepanjang Ramadhan.



Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026