Bengkulu (ANTARA) - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memastikan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Bengkulu Selatan terus dilanjutkan dan diperkuat melalui penambahan dana dari APBD provinsi.
"Program TMMD ini terus kita lanjutkan. Tahun ini insyaallah akan kita tambahkan lagi sekitar Rp30 miliar dari APBD provinsi," katanya di Bengkulu, Sabtu.
Pada Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menggelontorkan Rp11 miliar untuk program TMMD di empat desa, yakni Kayu Ajaran, Air Kemang, Air Nibung, dan Kemang Manis.
Pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan desa menjadi kebutuhan mendesak karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil kebun dan memperlancar akses antar-wilayah.
Dia menegaskan pembangunan tersebut untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan haknya sebagai warga negara tanpa membedakan suku agama maupun profesi.
"Kita juga ingin seluruh masyarakat dapat menikmati fasilitas dan haknya sebagai warga negara. Oleh sebab itu pemerintah hadir untuk memastikan hal tersebut betul-betul diperoleh masyarakat," kata dia.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memecah belah.
"Kita ingin membangun Bengkulu Selatan ini secara bersama-sama. Jangan terpancing hoaks yang memprovokasi dan menebarkan kebencian," kaya dia.
Seorang warga Desa Kemang Manis, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan Hartini mengaku bersyukur dengan pembangunan jalan melalui program TMMD di desanya.
Dia mengatakan jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat, terutama untuk mengangkut hasil kebun seperti kepala sawit serta menjadi penghubung antar-desa.
"Alhamdulillah sekarang jalan sudah bisa dilalui. Kami jadi lebih mudah bawa hasil kebun. Dulu jalannya sulit dilewati dan cukup terjal," ujarnya.
Pewarta: Boyke Ledy WatraUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026