Kota Bengkulu (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu melakukan tes urine secara mendadak terhadap sejumlah personel perwira usai melaksanakan apel bersama di lingkungan Mapolda Bengkulu.
Tes urine tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri. Seluruh proses pemeriksaan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan diawasi secara ketat oleh unit fungsional terkait.
"Tes urine ini merupakan langkah pengawasan internal yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota Polri benar-benar siap menjalankan tugas dengan profesional, berintegritas, dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat," kata Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono di Kota Bengkulu, Senin.
Dia menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pimpinan untuk memastikan seluruh personel Polda Bengkulu bebas dari penyalahgunaan narkoba, serta sebagai bentuk pengawasan internal serta komitmen pimpinan dalam menjaga kedisiplinan dan integritas seluruh anggota Polri.
Mardiyono menegaskan bahwa institusi Polri tidak akan memberikan toleransi terhadap personel yang terbukti melanggar aturan, khususnya terkait penyalahgunaan narkoba.
"Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat budaya disiplin, meningkatkan kepercayaan publik, serta menjaga maruah dan kehormatan institusi Polri di tengah masyarakat," ujar dia.
Pada kegiatan apel yang diikuti oleh personel dari berbagai satuan kerja Polda Bengkulu itu bertujuan untuk memastikan kesiapan personel serta menyamakan pemahaman terkait pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026