Kota Bengkulu (ANTARA) - Penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Indonesia Idol, Petrus Yohannes Debrito Armando Jaga Kota atau yang dikenal sebagai Piche Kota, akhirnya menyampaikan klarifikasi terbuka terkait kasus dugaan asusila anak yang menjerat namanya di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Melalui sebuah video unggahan Instagramnya, Piche mengucapkan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan di tengah pemberitaan yang berkembang. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
“Saya Piche Kota terima kasih untuk semua pihak yang sudah mendampingi dan memberikan 'support' kepada saya terkait pemberitaan yang sudah beredar sampai hari ini saya sampai saat ini masih mengikuti proses hukum yang ada," kata dia dalam unggahan Minggu (22/2/2026).
Ia menegaskan bersikap kooperatif dan mengikuti setiap tahapan hukum yang berlaku. Piche juga secara tegas membantah tuduhan yang diarahkan kepadanya.
“Apa yang disangkakan dan dituduhkan kepada saya tidaklah benar. Saya sebagai warga yang baik akan mengikuti setiap proses hukum yang ada, saya bersuara saat ini untuk keadilan saya sendiri dan saya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan kepada saya,” lanjutnya.
Baca juga: Mahalini pensiun dari dunia musik. Begini ceritanya!
Baca juga: Pakar saraf sebut musik lebih dari hiburan, berdampak langsung pada kesehatan otak
Menurut Piche, klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap proses hukum sekaligus untuk memperjuangkan keadilan bagi dirinya. Ia menekankan dirinya sangat menghargai proses yang sedang berjalan di kepolisian.
Diketahui, Piche resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerkosaan bersama dua rekannya yang masing-masing berinisial RM dan RS.
Pewarta: Vonza Nabilla SuryawanEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026