Kota Bengkulu (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Bengkulu menyiapkan sebanyak 469.083 liter Minyakita untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan 1447 Hijriah di Provinsi Bengkulu.
Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan skema distribusi langsung dari gudang Bulog ke pasar guna memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga di tingkat konsumen.
“Kami memastikan stok nasional dalam kondisi aman. Distribusi kami masifkan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan selama Ramadhan dan Lebaran, terutama untuk komoditas Minyakita yang sangat dibutuhkan masyarakat,” kata Kepala Perum Bulog Kanwil Bengkulu Dody Syahrial di Kota Bengkulu, Selasa.
Ia mengatakan pihaknya telah mengantisipasi potensi lonjakan permintaan bahan pangan, khususnya minyak goreng dan beras, menjelang dan selama bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri. Menurut dia, Bulog hadir langsung di lapangan untuk memastikan distribusi berjalan lancar serta pasokan tersedia dalam jumlah cukup.
Penyaluran Minyakita, kata dia, mengacu pada harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Bulog juga memperpendek rantai distribusi dengan menyalurkan langsung dari gudang ke pasar rakyat maupun pasar induk, sehingga dapat meminimalisir potensi kenaikan harga akibat panjangnya rantai pasok.
Selain menyiapkan Minyakita, Bulog Bengkulu juga memastikan cadangan beras pemerintah (CBP) di wilayah tersebut dalam kondisi aman, yakni lebih dari 10 ribu ton. Stok tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan.
Bulog secara berkala melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional dan pasar induk untuk memantau perkembangan harga, mengecek kualitas produk, serta memastikan ketersediaan stok di tingkat pedagang. Langkah ini dilakukan guna memastikan harga tetap stabil dan sesuai ketentuan.
Di sisi lain, Bulog Kanwil Bengkulu juga mengintensifkan koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta instansi terkait untuk mencegah spekulasi harga dan praktik penimbunan.
Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menciptakan kondisi pasar yang kondusif selama Ramadhan di Provinsi Bengkulu.
Pewarta: Anggi MayasariEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026