Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Kalangan masyarakat Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong yang menjadi lokasi kegiatan TNI Manunggal Membanggun Desa (TMMD) bersyukur karena pembukaan jalan sepanjang 4.167 meter di wilayah itu memudahkan mengangkut kopi dan hasil tani.
Kepala Desa Seguring Yan Husin di Rejang Lebong, Kamis, mengatakan pembukaan akses jalan tersebut akan mengubah nasib petani yang selama ini kesulitan mengangkut hasil bumi karena hanya mengandalkan jalan setapak.
"Selama ini jalan itu masih berupa jalan setapak yang biasa digunakan untuk mengangkut hasil bumi dari kebun ke desa. Kalau ini sudah selesai nantinya bisa dilalui mobil dan sepeda motor dengan berboncengan," kata Yan Husin saat menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD.
Dia menjelaskan mayoritas dari 1.200 jiwa penduduk Desa Seguring berprofesi sebagai petani kopi, padi, serta buah-buahan seperti durian dan pisang. Selama puluhan tahun, warga terpaksa memodifikasi kendaraan atau memasang rantai pada ban sepeda motor agar bisa menembus medan perkebunan.
Selain pembukaan jalan baru, kata dia, program TMMD di desa mereka ini juga mencakup pengerasan jalan sepanjang 1.250 meter, dan diharapkan pemda setempat dapat menindaklanjuti pembangunan ini dengan pengaspalan di masa mendatang agar akses ekonomi semakin terbuka luas.
Ketua Tim Wasev Mabes AD Kolonel Inf Sambas saat meninjau lokasi mengapresiasi progres pekerjaan yang dinilai sangat baik. Dia menargetkan seluruh sasaran fisik dapat rampung tepat waktu sebelum penutupan program pada 11 Maret 2026.
"Kegiatan masih berjalan, namun kita lihat semua hasilnya sangat bagus. Saya berpesan kepada Satgas agar selama kegiatan tidak ada permasalahan dengan masyarakat, karena TMMD adalah tentang membangun kemanunggalan TNI dan rakyat," kata Kolonel Sambas.
Sementara itu, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri menegaskan dukungan penuh pemerintah kabupaten terhadap program ini. Menurutnya, sinergi antara TNI dan pemda merupakan kunci pembangunan yang berkelanjutan.
"Kita berharap seluruh tahapan TMMD dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan aksesibilitas, ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat Desa Seguring," kata Bupati Fikri.
Selain infrastruktur jalan, TMMD ke-127 Kodim 0409/Rejang Lebong juga menyasar rehabilitasi jembatan gantung sepanjang 100 meter yang membelah Sungai Musi, bedah rumah tidak layak huni (RTLH), pembuatan sumur bor, serta berbagai penyuluhan non-fisik bagi warga setempat.
Pewarta: Nur MuhamadEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026