Bengkulu (ANTARA) - Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyebutkan Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu memiliki posisi strategis untuk dikembangkan sebagai kawasan industri di wilayah pantai barat Pulau Sumatera.
"Posisi strategis Pelabuhan Pulau Baai di wilayah pantai barat Sumatera membuka peluang besar untuk menjadikannya sebagai ekosistem utama pelabuhan yang paling representatif di kawasan tersebut,” kata Wakil Gubernur Bengkulu Mian lewat pesan elektronik di Bengkulu, Kamis.
Ia menyampaikan hal tersebut saat rapat bersama Direktur Utama PT Pelindo Achmad Muctasor di Pelindo Tower, Jakarta Utara, yang membahas rencana pengembangan Kawasan Industri Pelabuhan Pulau Baai.
Mian mengatakan pengembangan kawasan industri tersebut akan memberikan nilai tambah terhadap berbagai komoditas unggulan Bengkulu.
Menurut dia sektor perkebunan, pertanian, pertambangan, dan perikanan di Bengkulu memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui dukungan kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan.
"Kawasan Industri Pelabuhan Pulau Baai akan memberikan nilai tambah bagi hasil perkebunan, pertanian, pertambangan, dan perikanan," kata Mian.
Selain itu, posisi Pelabuhan Pulau Baai di jalur pantai barat Sumatera dinilai membuka peluang bagi Bengkulu untuk menjadi simpul penting aktivitas perdagangan dan industri di wilayah tersebut.
Mian juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan pelabuhan, salah satunya pendangkalan alur pelayaran yang mempengaruhi aktivitas kapal keluar masuk pelabuhan.
Namun, lanjut dia persoalan tersebut dapat diatasi melalui kerja sama antara PT Pelindo, pemerintah daerah, dan dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pelindo Achmad Muctasor menyampaikan kawasan Pelabuhan Pulau Baai juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai lokasi pembangunan pabrik biodiesel.
Dia mendorong adanya nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) untuk merealisasikan pembangunan kawasan pabrik biodiesel di Pelabuhan Pulau Baai guna mendukung kebutuhan industri ke depan.
Pewarta: Boyke Ledy WatraUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026