Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu memastikan daging sapi yang diperjualbelikan oleh pedagang di Pasar Panorama dan Pasar Minggu di wilayah tersebut aman dan layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat jelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sebab, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu melalui Bidang Peternakan Dan Kesehatan Hewan di sejumlah pasar di wilayah tersebut.
"Memang benar dari hasil pemeriksaan, Ph daging yang diperjualbelikan oleh pedagang di pasar tradisional modern (PTM) dan pasar lainnya di Kota Bengkulu menunjukkan kisaran angka lima hingga enam yang artinya daging tersebut dalam kondisi baik," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu Henny Kusuma Dewi di Bengkulu, Kamis.
Untuk kegiatan pemeriksaan tersebut telah dilakukan sejak beberapa hari terakhir guna memastikan bahwa daging yang dikonsumsi warga Kota Bengkulu di pasaran merupakan daging yang Aman, sehat, utih dan Halal (ASUH).
Selain melakukan pemeriksaan terhadap kondisi daging, petugas juga melakukan pemeriksaan terkait kelengkapan administrasi daging sapi tersebut yang terdiri atas blangko surat keterangan kesehatan daging yang keluar dari RPH dan surat retribusi pemotongan di RPH.
Meskipun demikian, Henny mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk membeli daging dalam kondisi sehat dengan mengenali ciri-ciri daging sehat yaitu memiliki warna merah cerah, mengilap, tidak pucat, dan tidak kotor, tidak berubah busuk.
Kemudian, konsistensi daging dalam kondisi kenyal dan tidak berair ataupun berlendir, terdapat lemak dengan tekstur keras berwarna putih kekuningan, serta serat daging tampak jelas.
Sebelumnya, Pemkot Bengkulu telah melakukan pengawasan ketat terhadap pendistribusian dan pemeriksaan kesehatan daging sapi dan lainnya di sejumlah pasar di wilayah tersebut menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.
Pemeriksaan fisik terhadap daging sapi tersebut dilakukan guna memastikan daging tersebut aman, sehat, utuh, halal dan tidak mengandung cacing pita untuk konsumsi oleh masyarakat.
Serta mencegah penjualan dan peredaran daging gelonggongan, daging busuk dan pemalsuan daging yang dapat membahayakan kesehatan konsumen, khususnya di Kota Bengkulu.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026