Kota Bengkulu (ANTARA) - Pengalaman tak menyenangkan dialami sejumlah penumpang bus PO Putra Rafflesia saat arus mudik Lebaran 2026. Alih-alih mendapatkan layanan bus eksekutif sesuai tiket yang telah dipesan sejak Februari, penumpang justru mengaku dialihkan ke bus tambahan dengan kondisi yang disebut jauh dari kata layak.
Keluhan ini ramai diperbincangkan di media sosial setelah salah satu penumpang membagikan kronologi perjalanan yang dinilai mengecewakan hingga membahayakan keselamatan.
Dalam unggahan tersebut, penumpang mengaku sudah membeli tiket dengan harga setara kelas eksekutif. Namun, saat keberangkatan di kawasan Terminal Kampung Rambutan, mereka justru diarahkan ke bus tambahan yang disebut memiliki fasilitas buruk.
Pendingin AC dilaporkan tidak berfungsi sehingga membuat suasana di dalam bus panas, sementara laju kendaraan juga dinilai sangat lambat. Bahkan, selama perjalanan terdengar suara tidak wajar dari mesin yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan penumpang.
Baca juga: Polres Rejang Lebong kejar pelaku begal Jalan Lintas Bengkulu-Sumsel
Baca juga: Pemkab Rejang Lebong tiadakan "open house"
Perjalanan yang seharusnya nyaman berubah menjadi penuh ketidakpastian. Penumpang sempat berhenti di pelabuhan untuk penyeberangan, lalu kembali melanjutkan perjalanan.
Namun kondisi bus tak kunjung membaik. Dalam salah satu momen, bus bahkan berhenti di sebuah pom bensin dan kemudian diketahui nomor pelat kendaraan telah berubah, memicu tanda tanya besar dari penumpang.
Situasi ini diperparah dengan laporan bahwa bus sempat masuk bengkel tanpa kejelasan waktu perbaikan maupun pengganti armada. Keluhan lainnya juga datang dari penumpang lain yang mengaku terlantar hingga berjam-jam tanpa informasi yang jelas. Mereka menilai pihak operator kurang memberikan komunikasi yang memadai selama perjalanan berlangsung.
Padahal, jalur lintas Sumatra yang dikenal ekstrem dengan tanjakan dan tikungan tajam membutuhkan armada yang prima demi menjamin keselamatan.
Baca juga: Bus pariwisata hangus terbakar di Tol Cipali KM 95, diduga akibat korsleting listrik
Baca juga: 128 bus AKAP layani mudik lebaran di Provinsi Bengkulu
Putra Rafflesia Minta Maaf
Menanggapi hal tersebut, pihak PO Putra Rafflesia akhirnya buka suara dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang.
Dalam pernyataan resminya, mereka mengakui adanya sejumlah kendala operasional selama musim mudik Lebaran tahun ini, termasuk penggunaan bus tambahan akibat kondisi di lapangan yang tidak terduga.
Pewarta: Vonza Nabilla SuryawanEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026