Kota Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu menyebut satu bangunan PAUD dan rumah kosong yang berada di Kelurahan Kebun Keling Kecamatan Teluk Segara yang berada di sebelah Benteng Fort Marlborough hangus terbakar.
"Berdasarkan informasi yang diterima kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan setelah menerima laporan tersebut seluruh petugas dan armada pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi kejadian," kata Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu Yuliansyah di Bengkulu, Minggu.
Api berhasil dipadamkan setelah 30 menit kemudian dan fasilitas sekolah serta alat tulis lainnya hangus terbakar.
Berdasarkan informasi sementara, penyebab kebakaran terjadi dikarenakan korsleting listrik yang berasal dari rumah yang kosong.
"Petugas telah berhasil memadamkan api dan mendinginkan lokasi, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kasus tersebut," ujar dia.
Dengan adanya kejadian tersebut, Yuliansyah mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Bengkulu agar memperhatikan kabel listrik yang sudah tidak layak untuk digunakan, sebab berpotensi terjadinya korsleting listrik.
Sementara itu, Damkar Kota Bengkulu juga tetap siaga selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menyediakan layanan darurat yang dapat dihubungi masyarakat kapan saja.
Untuk personel siaga 24 jam guna melayani warga, dan masyarakat dapat menghubungi nomor telepon 07365523003 dan 08117308050 (Whatsapp) ataupun panggilan darurat 112.
"Masyarakat, RT maupun RW, apabila terjadi sesuatu silakan menghubungi Dinas Damkar atau melalui Call Center 112. Layanan ini gratis dan kami standby 24 jam," terang Yuliansyah.
Kemudian, petugas Damkar juga akan meningkatkan patroli pengawasan selama masa libur Lebaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk yang ada di Kota Bengkulu.
"Kami memiliki sembilan pos di sembilan kecamatan yang ada di Kota Bengkulu ditambah satu pos penyelamatan dan rescue. Selama hari raya Idul Fitri kami juga akan melakukan patroli untuk memonitor kondisi lingkungan, khususnya di wilayah padat penduduk," kata dia.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026