Kota Bengkulu (ANTARA) - Bank Raya memastikan kesiapan layanan perbankan selama libur panjang Hari Raya Nyepi 2026 dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Momentum mudik dan meningkatnya aktivitas konsumsi mendorong lonjakan transaksi, sehingga kemudahan akses dan keamanan layanan menjadi prioritas utama.
Direktur Digital dan Operasional Bank Raya, Lukman Hakim, menegaskan bahwa kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan kepada nasabah di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi.
“Kesiapan layanan ini merupakan bagian dari upaya Bank Raya dalam menjaga kualitas layanan kepada nasabah, khususnya pada periode libur panjang di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat. Kami menghimbau agar masyarakat melakukan transaksi secara digital untuk kemudahan dan keamanan transaksi,” ujar Lukman.
Selama periode libur, transaksi masyarakat diperkirakan meningkat, mulai dari pembelian kebutuhan pokok hingga transaksi perjalanan seperti top up e-wallet dan pembayaran menggunakan QRIS. Menjawab kebutuhan tersebut, Bank Raya mengoptimalkan layanan digital melalui Aplikasi Raya yang dilengkapi berbagai fitur pembayaran (biller) untuk menunjang transaksi sehari-hari.
Meski mendorong digitalisasi, Bank Raya tetap memahami kebutuhan uang tunai, khususnya untuk transaksi di pasar tradisional, transportasi lokal, maupun destinasi wisata. Oleh karena itu, nasabah tetap dapat melakukan tarik tunai tanpa kartu melalui aplikasi Raya di jaringan ATM BRI dan ATM Bersama, Agen BRILink, serta layanan tarik tunai di gerai ritel seperti Indomaret di seluruh Indonesia.
Bank Raya juga memiliki kesiapan sistem teknologi informasi dengan membentuk tim monitoring IT yang siaga penuh selama periode libur.
“Kami memastikan kesiapan jaringan IT secara optimal dengan membentuk tim monitoring IT yang selalu siaga,” kata Lukman.
Selain itu, Bank Raya tetap membuka akses layanan nasabah melalui kanal bantuan “Sapa Raya” yang dapat dihubungi 24 jam setiap hari melalui call center 1500494 dan WhatsApp 0812-1000-0494. Layanan ini mencakup informasi produk, penanganan kendala transaksi, hingga pengaduan nasabah.
Bank Raya terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan transaksi digital yang kerap meningkat saat periode libur. Mengacu pada imbauan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), masyarakat diminta untuk:
- Waspada terhadap pesan mencurigakan melalui SMS atau WhatsApp.
- Tidak mengklik tautan yang tidak jelas asal-usulnya.
- Tidak membagikan data pribadi seperti PIN, OTP, maupun kode CVV/CVC.
- Segera melaporkan indikasi penipuan ke pihak berwenang atau bank terkait.
- Selalu melakukan verifikasi sebelum bertransaksi dengan prinsip “Kalau ragu, STOP dulu”.
Lukman mengatakan, Bank Raya berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan digital yang aman, mudah diakses, dan andal bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan digital yang mudah diakses dan andal, sehingga masyarakat dapat tetap bertransaksi dengan aman dan nyaman selama periode libur dan cuti bersama Nyepi dan Idul Fitri,” tutupnya.
Pewarta: A061Editor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026