Kota Bengkulu (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu memasang garis kejut atau speed bump di dua kawasan pantai Kota Bengkulu guna mengantisipasi adanya gangguan Kamtibmas khususnya balap liar yang dilakukan oleh para remaja.
Untuk pemasangan tersebut dilakukan guna menindaklanjuti laporan dari masyarakat khususnya yang berada di kawasan Pantai Pasir Putih hingga Jembatan Merah Putih terkait adanya balap liar di kawasan tersebut pada malam hari.
"Atas inisiasi Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat dan didukung oleh Dinas Perhubungan Kota Bengkulu kita (Polresta Bengkulu) memasang speed bump untuk memperlambat kendaraan yang melintas," Kabag Ops Polresta Bengkulu Kompol Yudha Setiawan didampingi Kasat Lantas Polresta Bengkulu AKP Aan Setiawan di Kota Bengkulu, Kamis.
Untuk pemasangan garis tersebut akan terus berlanjut dan tidak hanya di Kawasan Pantai Pasir Putih, tetapi juga ditargetkan di sejumlah titik yang digunakan sebagai lokasi aksi balap liar di Kota Bengkulu.
Pemasangan garis kejut tersebut dilakukan juga untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas di kawasan pantai Kota Bengkulu.
Dengan adanya pemasangan garis kejut tersebut diharapkan agar para remaja yang melakukan kebut-kebutan atau balap liar tidak terjadi lagi atau setidaknya diminimalisir dan para orang tua juga dapat terus mengawasi pergaulan anaknya.
"Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Bengkulu kalau melintasi di kawasan Pantai Pasir Putih untuk mengurangi kecepatan kendaraan dan nantinya pihak kepolisian juga akan memasang rambu-rambu lalu lintas," terang Yudha.
Sementara itu, Polresta Bengkulu Bengkulu terus melakukan patroli pada malam hari khususnya malam Minggu guna mengantisipasi kembali terjadinya aksi kriminalitas yang dilakukan oleh sejumlah oknum yang meresahkan masyarakat.
Kegiatan tersebut dilakukan, selain mencegah aksi begal, geng motor dan lainnya yang terjadi pada malam hari, patroli tersebut juga mengantisipasi terjadinya balap liar dan tawuran antar pelajar di Kota Bengkulu.
Untuk itu, pihaknya akan menindak tegas dan tidak akan mentolerir aksi tawuran atau yang mengganggu ketertiban masyarakat di Kota Bengkulu.
Dengan dilaksanakannya patroli pada malam hari terakhir diharapkan dapat mencegah aksi geng motor dan lainnya serta untuk menjaga ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat Kota Bengkulu.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.