Kota Bengkulu (ANTARA) - Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi meminta agar aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota (Pemkot) agar memperkuat semangat dalam memberikan pelayanan publik, serta lebih empati, disiplin, dan terbuka terhadap masyarakat.
Ia menyebut bahwa Ramadhan bukan hanya sebagai ibadah ritual, tetapi juga proses pembentukan karakter ASN, untuk itu diharapkan para pegawai dapat menerapkan nilai-nilai kesabaran, kedisiplinan, dan kepedulian sosial dalam pola kerja sehari-hari.
"Ramadhan telah melatih kita untuk lebih sabar dan peka terhadap lingkungan. Nilai-nilai ini harus dibawa ke dalam pelayanan kepada masyarakat," kata dia usai melaksanakan halal bihalal di Kota Merah Putih Bengkulu, Rabu.
Untuk itu, Dedy mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momen Lebaran sebagai titik balik memperbaiki hubungan kerja yang mungkin sempat renggang.
Sebab, suasana kebersamaan dan saling memaafkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan produktif.
Selain itu, dirinya berkomitmen untuk terbuka terhadap berbagai aspirasi dan permasalahan internal dan memberikan akses komunikasi yang luas bagi seluruh ASN untuk menyampaikan keluhan maupun masukan secara langsung.
"Kalau ada hal yang mengganjal, sampaikan ke pimpinan. Jika belum selesai, saya terbuka 24 jam. Bisa datang langsung atau melalui pesan singkat. Tapi tetap jaga etika, jangan menyampaikan hal yang tidak benar," sebut dia.
Hal tersebut dilakukan guna membangun budaya kerja yang transparan, komunikatif, dan solutif dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan publik bagi masyarakat di Kota Bengkulu.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026