Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mendirikan tiga dapur umum di lokasi dekat kawasan banjir di wilayah setempat, setelah hujan deras sejak Minggu (5/4) malam, untuk membantu warga terdampak bencana tersebut.
"Sudah kami koordinasikan, hari ini dapur umum langsung didirikan di tiga titik tersebut agar distribusi makanan bisa cepat dan merata," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu I Made Wardana di Bengkulu, Senin.
Ia menjelaskan pembukaan dapur umum tersebut guna memastikan kebutuhan logistik masyarakat terdampak banjir, khususnya makanan siap saji, terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Sejumlah kecamatan di Kota Bengkulu terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi.
Sebanyak tiga lokasi pembukaan dapur umum tersebut, yaitu Perumahan Korpri, Perumahan Ejukha, dan Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu. Sejumlah lokasi itu dinilai strategis untuk menjangkau pemenuhan kebutuhan makan warga terdampak banjir.
Pihaknya juga menyiagakan satu mobil dapur umum untuk mendukung operasional di lapangan, yang akan ditempatkan di Perumahan Ejukha sebagai pusat distribusi makanan ke wilayah sekitar.
Pihaknya mencatat beberapa wilayah mengalami dampak banjir paling parah, di antaranya Kelurahan Tanjung Agung dan Tanjung Jaya.
Di lokasi tersebut, genangan air cukup tinggi dan memaksa sebagian warga untuk bertahan di rumah maupun mengungsi ke tempat yang lebih aman.
"Dengan didirikannya dapur umum menjadi bagian dari langkah tanggap darurat pemerintah daerah dalam menangani dampak banjir, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi cuaca yang belum sepenuhnya membaik," demikian Made.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026