Kota Bengkulu (ANTARA) - Sebuah aksi penjambretan kembali meresahkan warga, kali ini menimpa seorang ibu-ibu di kawasan jalan raya Kota Bengkulu.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah berhenti di lampu merah di jalur Jalan Danau menuju Tebeng, pada pagi hari sekitar pukul 08.30 hingga 09.00 WIB akhir pekan lalu,
Korban diduga menjadi sasaran pelaku karena mengenakan perhiasan yang cukup mencolok.
Dalam kejadian itu, kalung emas milik korban dengan berat sekitar 30 gram lebih berhasil dirampas oleh pelaku. Aksi berlangsung cepat saat kondisi lalu lintas sedang padat di persimpangan lampu merah.
Adapun 30 gram emas itu nyaris setara kurang dari Rp100 juta. Merujuk harga emas batangan produksi Antam pada awal April 2026 berada di kisaran sekitar Rp3.150.000 per gram, sehingga nilai emas 30 gram setara kurang lebih Rp94.500.000.
Baca juga: Harga emas hari ini turun ke Rp2,8 juta/gram pada Senin
Baca juga: Polisi tangkap penjambret yang pura-pura tolong lansia pingsan di Jakbar
Dengan mengacu pada harga tersebut, nilai 30 gram emas hari ini berada di rentang Rp90 juta hingga Rp95 juta, mengikuti fluktuasi pasar yang masih terjadi sepanjang 2026.
Pelaku disebut berjumlah dua orang dan beraksi menggunakan sepeda motor jenis motocross (motor trail) tanpa pelat nomor.
Keduanya mengenakan helm untuk menutupi identitas, sehingga menyulitkan korban maupun saksi dalam mengenali ciri-ciri mereka.
Setelah berhasil merampas kalung, pelaku langsung melarikan diri ke arah Padang Harapan melalui jalur Jalan Danau. Salah satu laporan yang diterima menyebutkan, “itu korban yang kena jambret kalung emas, kasihan ibu-ibunya,” menggambarkan kondisi korban yang syok usai kejadian tersebut.
Aparat keamanan mengimbau warga sekitar pun diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di jalan raya dan berhenti di lampu merah.
Penggunaan perhiasan yang mencolok dinilai dapat memancing tindak kejahatan, khususnya di titik-titik rawan.
Baca juga: Cerita sepasang kekasih jual motor hasil begal, ditangkap saat bersembunyi di hotel
Baca juga: Polres Rejang Lebong kejar pelaku begal Jalan Lintas Bengkulu-Sumsel
Selain itu, masyarakat yang memiliki rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, terutama di sepanjang jalur lampu merah Panorama hingga arah Padang Harapan, diminta untuk membantu memberikan informasi guna mengungkap identitas pelaku.
Kewaspadaan serta kerja sama antara masyarakat dan aparat diharapkan dapat meminimalisir kejadian serupa di kemudian hari.
KPK ungkap ijon proyek Rejang Lebong untuk dana lebaran bupati
Pewarta: Vonza Nabilla SuryawanEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026