Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan rumah warga terdampak angin puting beliung di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong dibangun kembali.
"Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kita pastikan setiap rumah yang terdampak bencana ini akan dibangun kembali secara gotong royong, bersama pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait," kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, Jumat.
Baca juga: Disdikbud Rejang Lebong tunjuk delapan SMP percontohan SPMB daring
Ia mengatakan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten akan bergerak cepat dalam proses pemulihan pasca-bencana, terutama untuk memastikan tempat tinggal warga dapat segera diperbaiki.
Dia menjelaskan pembangunan kembali rumah warga akan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait.
Helmi menjelaskan bantuan yang diberikan akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah warga sehingga proses pemulihan dapat berjalan efektif.
Untuk rumah yang mengalami kerusakan berat, pemerintah mengalokasikan bantuan sekitar Rp10 juta per unit, sedangkan rumah dengan kerusakan ringan mendapatkan bantuan Rp1,5 juta per unit.
Baca juga: Tukang parkir di Rejang Lebong meninggal saat bersihkan drainase tersumbat
"Untuk rumah rusak berat, kebutuhan diperkirakan sekitar Rp10 juta per unit dan mulai disalurkan hari ini untuk proses pembangunan kembali secara gotong royong. Sementara itu, rumah rusak ringan diberikan bantuan Rp1,5 juta per unit," kata dia.
Berdasarkan data sementara, 31 rumah warga terdampak bencana, terdiri atas 10 rumah rusak berat dan 21 rumah rusak ringan.
Selain bantuan tunai, pemerintah juga telah menyalurkan berbagai kebutuhan logistik berupa 100 lembar selimut, 400 paket makanan anak, 62 lembar kasur, 20 tenda portabel keluarga, serta 100 paket sembako bagi para korban terdampak.
Pewarta: Boyke Ledy WatraUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026