Lebong, Bengkulu (ANTARA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Curup yang membawahi tiga kabupaten Provinsi Bengkulu, menyalurkan bantuan berupa puluhan paket sembako untuk warga terdampak bencana banjir di beberapa titik di Kabupaten Lebong.
Pimpinan Cabang BRI Curup M Dino Putra Nurcahya saat dihubungi di Rejang Lebong, Selasa, mengatakan aksi kemanusiaan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga di wilayah kerjanya yang sedang tertimpa musibah banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah itu pada 9 April 2026.
"Kabupaten Lebong merupakan wilayah kerja BRI Branch Office Curup. Kami merasa berkewajiban untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kami yang menjadi korban banjir. Tujuannya untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok yang mendesak," kata dia.
Dia menjelaskan, penyaluran bantuan untuk warga yang terdampak bencana itu telah mereka lakukan pada Senin (13/4) kemarin dengan mendatangi rumah-rumah di wilayah Pasar Muara Aman dan Desa Nangai Amen, Kabupaten Lebong.
Pada penyerahan 50 paket sembako yang berisi berbagai kebutuhan pokok ini, kata dia, dilakukan oleh dirinya bersama Manager Bisnis Mikro (MBM) Muhammad Arriyadhi, Kepala Unit BRI Muara Aman beserta jajaran terkait.
Menurut dia, kendati saat ini kondisi air di wilayah terdampak dilaporkan telah surut, dan warga telah kembali ke rumahnya masing-masing, namun mereka masih membutuhkan dukungan untuk masa pemulihan pascabencana.
"BRI selalu berusaha hadir untuk masyarakat, bukan hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui aksi nyata dalam situasi bencana. Ini adalah bagian dari misi kemanusiaan kami," tegasnya.
Sementara itu, Dian (30) salah seorang warga Kabupaten Lebong yang menerima bantuan, mengucapkan terima kasih kepada pihak BRI yang telah membagikan sembako untuk warga yang terdampak.
Menurut dia, bantuan sembako tersebut sangat bermanfaat bagi warga yang aktivitas ekonominya sempat lumpuh akibat banjir yang terjadi pada awal April lalu.
Bencana banjir di Kabupaten Lebong sendiri terjadi pada 9 April 2026 setelah hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah itu sehingga mengakibatkan sejumlah pemukiman warga dalam lima kecamatan terendam, setelah Sungai Air Kotok, Sungai Uram dan Sungai Ketenong meluap.
Pewarta: Nur MuhamadUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.