Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu menggencarkan vaksinasi terhadap hewan ternak di wilayah tersebut sebelum Idul Adha 1447 Hijriah guna cegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Kami telah memulai melaksanakan vaksinasi terhadap hewan ternak seperti sapi, kambing, kerbau maupun domba di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah, dan mudah-mudahan selesai sebelum bulan Mei jelang Idul Adha," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah Helmi Yuliandri di Bengkulu Tengah, Jumat.
Vaksinasi PMK tersebut dilakukan oleh tim kesehatan hewan dengan melakukan aksi jemput bola di setiap kecamatan di Kabupaten Bengkulu Tengah.
"Dalam melaksanakan vaksin PMK, tim langsung turun ke lapangan dan mendatangi pemilik ternak dan melakukan penyuntikan di lokasi yang telah ditentukan," ujar dia.
Ia menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak empat ribu dosis vaksin untuk seluruh hewan ternak di wilayah tersebut.
Vaksinasi terhadap hewan ternak di Kabupaten Bengkulu Tengah menjadi salah satu upaya penting pemerintah dalam menjaga kesehatan hewan, melindungi peternak, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Bengkulu tahun ini menerima alokasi vaksin PMK dari pemerintah pusat sebanyak 19.500 dosis yang akan disalurkan ke seluruh daerah di wilayah tersebut.
Alokasi vaksin PMK di Provinsi Bengkulu mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun 2025 yang hanya sebanyak 15.450 dosis.
Sebanyak 19.500 dosis tersebut akan disalurkan ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu sesuai dengan kebutuhan serta populasi ternak di masing-masing wilayah.
Namun, Pemerintah Provinsi Bengkulu memprioritaskan daerah yang jumlah ternaknya tinggi dan sebelumnya pernah atau rawan terjadinya kasus PMK seperti Kabupaten Seluma, Kabupaten Mukomuko, dan Kabupaten Bengkulu Tengah.
Alokasi vaksin PMK tersebut diberikan oleh pemerintah pusat ke Provinsi Bengkulu sebagai salah satu upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hewan menular, yang hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi sektor peternakan, khususnya ternak sapi dan kerbau di wilayah tersebut.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026