Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Bengkulu berupaya mempercepat realisasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Bengkulu Utara dengan segera menyelesaikan pengalihan aset daerah.
"Ini disetujui menjadi direktif segera terkait Kampung Nelayan Merah Putih. Saat ini baru berupa surat jawaban secara administratif. Namun, dalam satu hingga dua hari ke depan, surat resminya akan kami terbitkan,” kata Wakil Gubernur Bengkulu Mian di Bengkulu, Selasa.
Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara pun menggelar rapat koordinasi dengan agenda utama membahas usulan peralihan status aset milik provinsi untuk mendukung pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.
Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa sejumlah aset milik Pemerintah Provinsi Bengkulu yang berada di Bengkulu Utara diusulkan untuk dialihkan statusnya guna mempercepat realisasi program tersebut.
Aset yang diusulkan meliputi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Air Napal, eks Gedung Dinas Kehutanan, Gedung UPP Karet, Balai Benih Ikan, serta lahan di dua lokasi. Pengalihan bertujuan untuk mengoptimalkan layanan serta memperkuat pengembangan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih.
Mian menegaskan pentingnya sinkronisasi data aset sebelum proses pengalihan dilakukan agar tidak menimbulkan kendala di kemudian hari.
"Tadi ada beberapa balai ikan, kantor kominfo, dan lainnya. Ini harus berjalan paralel. Saya sudah mewakili Gubernur, pada intinya data harus sesuai terlebih dahulu di BPKAD," kata dia.
Selain fokus pada pengembangan kawasan nelayan, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga mengalokasikan anggaran besar untuk pembangunan infrastruktur di Bengkulu Utara pada tahun ini.
"Jumlah anggaran yang akan dikucurkan untuk Bengkulu Utara mencapai Rp118 miliar, khusus untuk pembangunan jalan yang direncanakan dikerjakan tahun ini,” kata Mian.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan enam ruas jalan dan satu jembatan provinsi, yakni ruas SP Sukarami–Unit III–Padang Jaya, D6 Ketahun–Giri Mulya, Giri Mulya–Atas Tebing, Kerkap–Tanjung Agung Palik–Lubuk Durian, SP Gunung Selan–Lais, serta Ketahun–Napal Putih, dan pembangunan Jembatan Sebayur di Bengkulu Utara.
Pewarta: Boyke Ledy WatraUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026