Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Bengkulu menyebutkan perampingan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan efisiensi anggaran dan memperkuat program prioritas pembangunan.

"Dengan perampingan OPD ini bisa hemat anggaran belanja daerah lebih dari Rp50 miliar," kata Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Selasa.

Pemerintah daerah menilai perampingan OPD menjadi langkah strategis dalam menekan belanja operasional yang selama ini dinilai cukup besar.

Dari hasil perhitungan awal, lanjut Herwan Antoni efisiensi anggaran yang dapat dicapai melalui kebijakan tersebut diperkirakan cukup signifikan.

"Kalau hitung-hitungan kemarin, kisarannya itu bisa lebih dari Rp50 miliar,” katanya.

Saat ini, lanjut dia, Pemerintah Provinsi Bengkulu telan menyampaikan usulan perampingan organisasi perangkat daerah tersebut ke DPRD provinsi.

"Sekarang ini sudah kita usulkan masuk ke DPRD, nanti akan dibahas bersama untuk perdanya terkait perampingan OPD tersebut," kata dia.

Kemudian, usulan tersebut saat ini masih menunggu jadwal pembahasan di DPRD Provinsi Bengkulu sebelum diputuskan secara resmi melalui mekanisme legislatif.

Herwan menjelaskan penghematan puluhan miliar rupiah dalam satu tahun anggaran nantinya tidak akan dibiarkan mengendap, melainkan akan dialihkan untuk memperkuat sektor prioritas pembangunan daerah.

Pemerintah provinsi telah menetapkan sejumlah fokus utama dalam penggunaan anggaran, terutama untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat.

“Anggaran ini kita arahkan ke program prioritas daerah, seperti infrastruktur, kemudian juga kesehatan dan pendidikan,” katanya.

Dengan adanya tambahan ruang fiskal dari efisiensi tersebut, pemerintah optimistis kualitas pelayanan tetap optimal, sedangkan kebijakan strategis akan berjalan lebih baik lagi.



Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026