Bengkulu (ANTARA) - Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Biro Bengkulu menandatangani kerja sama pemberitaan dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu sebagai upaya untuk penyebarluasan informasi tentang salah satunya pemanfaatan kekayaan intelektual kepada masyarakat.

"Kerja sama ini langkah strategis memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan jurnalistik dalam bidang kesadaran pemanfaatan kekayaan intelektual, dan penyebarluasan informasi melalui media massa," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu Zulhairi SH dalam sambutannya di Bengkulu, Kamis.

Baca juga: Dubes Rusia kunjungi LKBN ANTARA, bahas kerja sama informasi

Kanwilkum Bengkulu tahun 2026 menjalin kerja sama pemberitaan dengan dua media massa nasional di daerah ini, yakni LKBN ANTARA Biro Bengkulu dan Tribun.

Pihak yang terlibat dalam penandatangan kerja sama pemberitaan ini Kepala Kanwilkum Bengkulu Zulhairi SH, Kepala LKBN ANTARA Biro Bengkulu Anom Prihantoro dan pimpinan Tribun Bengkulu.

Kanwil Hukum Bengkulu melakukan penandatanganan kerja sama pemberitaan dengan Perum LKBN Antara Biro Bengkulu dalam kegiatan Diseminasi Daya Saing Produk Unggulan Daerah dengan tema "Naik Kelas dengan Kekayaan Intelektual, lindungi hasil karya, dan perkuat branding produk lokal".

Baca juga: LKBN ANTARA, Kedubes Pakistan sepakat kerja sama lawan Islamofobia

Kanwilkum Bengkulu selain menjalin kerja sama pemberitaan dengan LKBN Antara Biro Bengkulu dan Tribun dan kerja sama dengan delapan perguruan tinggi di Bengkulu.

Zulhairi mengatakan pihaknya menjalin kerja sama dengan media massa guna mengajak dan mendorong masyarakat dan pelaku usaha memahami tengang apa saja produk unggulan daerah ini yang menjadi karya anak bangsa terlindungi.

Selain itu, dia juga berharap, kerja sama dengan media massa ini dapat membawa dan memberikan manfaat sebesarnya untuk semuanya.

Kepala Biro ANTARA Bengkulu Anom Prihantoro mengatakan, ANTARA menyambut baik upaya penguatan kekayaan intelektual yang dilakukan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu.

"Ini merupakan langkah strategis dalam mendorong produk unggulan daerah memiliki perlindungan hukum sekaligus meningkatkan daya saing di tengah pasar yang semakin kompetitif,” katanya.

Baca juga: LKBN ANTARA beberkan upaya jadi lembaga informatif

Menurut dia, Bengkulu memiliki potensi besar dari sektor UMKM dan ekonomi kreatif, namun perlu didukung dengan perlindungan kekayaan intelektual agar produk lokal tidak hanya berkembang, tetapi juga memiliki identitas dan nilai tambah yang kuat.

“Dengan penguatan KI, produk lokal Bengkulu bisa naik kelas dan lebih dipercaya pasar,” ujarnya. 

Ia mengatakan, ANTARA Bengkulu turut mendukung Kementerian Hukum melalui berbagai bentuk sinergi, mulai dari publikasi, edukasi publik, hingga penguatan branding produk lokal.

“Kami siap berkolaborasi dengan Kemenkum Bengkulu dan para pemangku kepentingan agar produk daerah mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” kata Anom.

 

 

 



Pewarta: Ferri Aryanto
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026