Kota Bengkulu (ANTARA) - Menteri Agama (Menag) Nassarudin Umar mengukuhkan sebanyak 53 pengurus Remaja Islam Masjid (Risma) di Kota Bengkulu dalam rangka penguatan dan deklarasi remaja Islam masjid.
"Salah satu golongan yang mendapatkan tempat istimewa adalah para pemuda yang menghabiskan waktunya di masjid, sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan spiritual generasi muda," kata Menag Nasaruddin Umar di Kota Bengkulu, Kamis malam.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis dalam memperkuat peran generasi muda untuk memakmurkan masjid, sekaligus membangun karakter keagamaan yang moderat, inklusif, dan berdaya saing.
Di sisi lain Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu Saefudin menyebut bpengukuhan pengurus Risma merupakan langkah konkret dalam membina generasi muda agar memiliki peran aktif, baik dalam kehidupan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.
"Risma harus menjadi garda terdepan dalam memakmurkan masjid, sekaligus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat kebangsaan," ucapnya .
Untuk itu keberadaan Risma diharapkan dapat menjadi wadah produktif bagi para pemuda untuk mengembangkan potensi diri, memperkuat nilai-nilai moderasi beragama, serta menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengapresiasi kehadiran Menag Nassarudin Umar yang mengukuhkan pengurus Risma di Kota Bengkulu.
"Program Risma di Kota Bengkulu bertujuan untuk dapat berperan dalam memakmurkan masjid serta menekan angka kenakalan remaja, seperti geng motor dan lainnya," kata Dedy.
Diketahui, saat ini terdapat 531 masjid di Kota Bengkulu yang telah aktif memiliki organisasi Risma, sehingga menunjukkan tingginya partisipasi generasi muda dalam kegiatan keagamaan berbasis masjid.
Pewarta: Anggi MayasariUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.