Bengkulu (ANTARA) - Sebanyak empat calon haji asal Provinsi Bengkulu dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan pada Kamis (30/4).

“Rujukan ke Rumah Sakit Arab Saudi tercatat sebanyak empat calon haji dengan total akumulasi enam calon haji yang telah mendapatkan penanganan lebih lanjut,” kata Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Kurniawan Arianto Abdul Gani di Bengkulu, Kamis.

Selain rujukan ke rumah sakit Arab Saudi, kata dia, tenaga kesehatan juga mencatat dua calon haji dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dengan total akumulasi empat calon haji.

Secara keseluruhan, lanjut dia, layanan kesehatan di kloter telah menangani 32 calon haji dengan akumulasi 127 calon haji sejak awal jamaah tiba di Tanah Suci.

Tenaga kesehatan juga melakukan visitasi terhadap calon haji prioritas risiko tinggi (risti) sebanyak 21 orang dengan total akumulasi mencapai 84 calon haji risti.

Keluhan kesehatan yang paling banyak dialami calon haji meliputi Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), malaise, gastroenteritis akut (GEA), myalgia, dan cephalgia.

Dalam laporan, kata dia, terdapat satu calon haji wafat pada rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Satu calon haji berasal dari Kota Bengkulu dan meninggal usai Shalat Subuh berjamaah di Madinah.

Kurniawan memastikan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan haji kloter tetap berjalan optimal selama 24 jam guna memastikan kondisi calon haji tetap terpantau dengan baik sepanjang rangkaian ibadah haji.



Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026