Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu bersama unsur kepolisian meningkatkan intensitas patroli khususnya pada malam hari guna mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut, terutama aksi destruktif geng motor yang meresahkan.
Patroli pada malam hari tersebut dilakukan karena adanya aktivitas kelompok geng motor yang diduga terlibat aksi saling serang menggunakan senjata tajam di kawasan Kota Bengkulu.
"Untuk patroli difokuskan pada titik-titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan, terutama pada malam hari hingga menjelang pagi," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bengkulu Sahat Marilutua Situmorang di Bengkulu, Rabu.
Untuk kegiatan patroli tersebut, pihaknya telah menambah jumlah personel, memperluas jangkauan lokasi patroli, dan memperpanjang waktu pelaksanaan kegiatan.
Ia mengatakan untuk patroli intensif yang dilakukan pada malam hari dilakukan berkisar pukul 21.00 WIB hingga 03.30 WIB dan untuk lokasinya yaitu kawasan yang dianggap berpotensi menjadi titik kerawanan terjadinya aksi geng motor.
Sahat menyebut dalam kegiatan patroli tersebut, Satpol-PP Kota Bengkulu berkoordinasi dengan anggota Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu guna memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya aksi-aksi yang meresahkan masyarakat.
Oleh karena itu, pemerintah kota mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah Kota Bengkulu agar tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
"Dengan peningkatan patroli ini, diharapkan kondisi keamanan dan ketertiban di Kota Bengkulu tetap terjaga," kata dia.
Sementara itu, Polresta Bengkulu mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam mengurangi aktivitas balap liar di wilayah Kota Bengkulu dengan melaporkan aktivitas tersebut ke pihak kepolisian dan meminta agar masyarakat untuk lebih bijak di jalan dengan mengikuti peraturan berlalu lintas dan mencegah balap liar.
"Balap liar tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga membahayakan orang lain. Kami ingin masyarakat dapat memahami hal ini dan tidak melakukan balap liar. Kami akan bertindak tegas terhadap pelaku balap liar. Mari kita bersama-sama menjaga keselamatan di jalan," kata Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat.
Kemudian, Polresta Bengkulu telah meningkatkan patroli di daerah-daerah yang rawan balap liar dan akan menindak tegas pelaku balap liar.
Untuk itu, Rahmad berharap agar masyarakat dapat lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas balap liar yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain, serta bersama-sama menjaga keselamatan di jalan.
Pewarta: Anggi MayasariEditor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026