Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong yang membawahi tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu menerjunkan 30 personel untuk membantu pembersihan sekolah yang terdampak banjir di wilayah itu.

Komandan Kodim (Dandim) Letkol Inf Agung Lewis Oktorada saat dihubungi di Rejang Lebong, Jumat, mengatakan bencana alam banjir akibat meluapnya sejumlah sungai di Kabupaten Lebong tersebut terjadi pada Rabu malam hingga Kamis pagi.

"Fasilitas pendidikan merupakan bagian penting dalam keberlangsungan proses pembelajaran generasi muda. Karena itu, kami berupaya membantu percepatan pembersihan agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung dengan aman dan nyaman," kata dia.

Adapun banjir tersebut merendam ratusan rumah warga, fasilitas publik maupun areal pertanian. Kendati demikian banjir ini tidak menimbulkan korban jiwa. 

Dia menjelaskan, salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak adalah SMP Negeri 5 Lebong yang terletak di Desa Talang Liak II. Sejumlah ruang kelas dan area lingkungan sekolah dipenuhi lumpur serta material yang terbawa arus air sehingga menghambat aktivitas belajar mengajar.

Penanganan dampak banjir yang dilakukan pihaknya tersebut, kata dia, dilakukan bersama dengan pihak kepolisian setempat, Tindakan ini merupakan bagian dari komitmen untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu percepatan pemulihan fasilitas publik yang terdampak bencana.

Menurut dia, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.

Wilayah terdampak banjir yang terjadi pada Kamis (7/5) kemarin, tambah dia, tidak hanya di Desa Talang Liak II, tetapi juga melanda sejumlah wilayah lain seperti Desa Ujung Tanjung, Muning Agung, Desa Pangkalan, serta beberapa desa lainnya yang berada di sekitar bantaran Sungai Air Ketahun. 

Untuk mempercepat proses pemulihan, Kodim 0409/Rejang Lebong telah mengerahkan puluhan personel yang disebar ke sejumlah titik terdampak banjir.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu daerah terdampak agar proses pemulihan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat dan optimal," katanya.

Kepala SMP Negeri 5 Lebong Mimil Zalena menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan TNI, Polri, dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak sangat membantu mempercepat proses pemulihan lingkungan sekolah pascabanjir.

"Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan adanya gotong royong, proses pembersihan sekolah menjadi lebih cepat sehingga kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali berjalan," kata Mimil.



Pewarta: Nur Muhamad
Editor : Anom Prihantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026