Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan ada dua lokasi strategis yang diusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di daerah ini.
"Ada dua calon lokasi KNMP di Mukomuko ini, yakni di Desa Pasar Ipuh dan Kelurahan Koto Jaya. Dulu ada tiga tetapi lokasinya di Desa Pasar Bantal itu sudah habis sehingga tidak bisa dilanjutkan," kata Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko Warsiman di Mukomuko, Sabtu.
Dia mengatakan, jadi fokus dua lokasi ini, tetapi dari dua lokasi ini Desa Pasar Ipuh yang sudah final dan masuk prioritas satu berdasarkan hasil verifikasi Kementrian Kelautan dan Perikanan.
Sedangkan di Kelurahan Koto Jaya masih ada syarat yang kurang surat izin tentang surat keterangan status lahan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Untuk itu, kata dia, pihaknya masih menunggu surat keterangan perubahan status lahan di Kelurahan Koto Jaya dari Taman Wisata Alam (TWA) menjadi area peruntukan lain (APL) sehingga lahan di wilayah itu bisa dimanfaatkan.
"SK perubahan status lahan itu yang belum keluar sampai sekarang ini dan yang mengurusnya pihak BKSDA ke BPKH Lampung," ujarnya.
Sedangkan lahan di Desa Pasar Ipuh yang disiapkan untuk pembangunan KNMP seluas 2 hektare, dan lahan seluas itu bisa dibangun berbagai sarana dan prasarana pendukung perikanan.
Dia menyebutkan, berbagai sarana pendukung meliputi pabrik, store, dermaga, kemudian bengkel dan lain-lain
Tapi kalau luasannya kurang dari 2 hektare seperti di Kelurahan Koto Jaya masuk dalam klaster sebagai penyangga dan sarana pendukung klaster itu untuk tempat tambatan perahu termasuk sarana pendukung lainnya.
Sementara itu, pemerintah membangun KNMP di sepanjang pesisir pantai di daerah ini guna meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir terutama kesejahteraan nelayan setempat.
Pewarta: Ferri AryantoUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026