Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu fokus menggencarkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) guna pengendalian penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di daerah ini. 

"Indikator kinerja yang terbaru atau indikator kinerja utama di bidang ini untuk pengendalian DBD dengan PSN," kata Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Mukomuko Ruli Herlindo, di Mukomuko, Minggu. 

Dia mengatakan, jadi instansnya saat ini sedang merancang suatu surat imbauan atau surat edaran untuk menggiatkan gerakan Jumat bersih sekaligus pemberantasan sarang nyamuk.

Menurut dia, karena salah satu kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan kegiatan Jumat bersih di rumah dan lingkungan tempat tinggal.

Meskipun surat imbauan baru sebatas rancangan, tetapi ajakan secara lisan, setiap petugas dinas ini turun ke desa-desa selalu disampaikan kepada masyarakat.

"Tetapi itulah masyarakat desa itu kan selalu mengandalkan pemerintah dalam mengendalikan penyakit DBD," ujarnya.

"Apabila di suatu wilayah kasus DBD tinggi, dan masyarakat mau melakukan PSN, instansinta siap untuk membantu pelaksanaannya, misalnya fasilitas dari pemerintah.

Dia mengatakan, kalau desa mau fogging atau pengasapan total, dinas siap fasilitasi dengan mesin termasuk racun meskipun bantuan dari pemerintah tidak terlalu banyak.

Selain itu, pemerintah punya stok abate tetapi jarang masyarakat yang meminta abate, padahal abate yang berupa serbuk untuk membunuh jentik nyamuk diberikan gratis.

Sementara itu, ia menyebutkan, jumlah kasus DBD di daerah ini periode bulan Januari sampai Maret 2026 sebanyak 32, dan jumlah kasus DBD pada triwulan pertama tahun ini setiap bulan-nya mengalami peningkatan.

Kasus DBD pada Januari 2026 sebanyak delapan kasus, atau lebih sedikit dibandingkan kasus DBD bulan Februari 2026 sebanyak 11 kasus, dan bulan Maret kasus DBD naik lagi menjadi 13 kasus.

 

 



Pewarta: Ferri Aryanto
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026