Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menangani enam kasus positif Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah itu selama periode Januari hingga April 2026.
"Kasus DBD positif yang menimpa warga Rejang Lebong terhitung Januari hingga April 2026 ada enam orang, namun dari jumlah itu tidak ada yang dinyatakan meninggal dunia," kata Kepala Dinkes Rejang Lebong Asep Setia Budiman saat dihubungi di Rejang Lebong, Selasa.
Dia menjelaskan seluruh pasien yang dinyatakan positif DBD telah menjalani pemeriksaan sampel darah di laboratorium.
Menurut dia, pada Januari dan Februari masing-masing ditemukan tiga kasus positif, sedangkan pada Maret dan April tidak ditemukan kasus baru.
"Untuk yang statusnya masih suspek ada 14 orang," kata dia.
Asep mengatakan kasus DBD tersebut diketahui setelah warga mendapatkan penanganan medis di 21 puskesmas yang tersebar pada 15 kecamatan di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.
Guna mencegah penyebaran DBD, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan masyarakat.
Selain itu masyarakat juga diimbau rutin melakukan gotong royong membersihkan lingkungan dan menguras tempat penampungan air untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.
Sebelumnya, sepanjang tahun 2025 lalu Dinkes Rejang Lebong telah menangani 133 kasus DBD yang dialami warga setempat, dimana dari jumlah tersebut tidak ada korbannya yang dinyatakan meninggal dunia.
Pewarta: Nur MuhamadUploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026