Bengkulu (ANTARA) - Federasi Akuatik Bengkulu membekali para pelatih renang dengan berbagai materi ilmu kepelatihan, mulai dari sport science, psikologi atlet hingga metodologi kepelatihan modern melalui Pelatihan Pelatih Renang Kategori Madya (C).

"Sekarang dunia olahraga berkembang sangat cepat. Pelatih tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga harus memahami sport science, psikologi atlet, pola latihan yang terukur, hingga cara menjaga kondisi fisik atlet agar tetap prima," kata Ketua Federasi Akuatik Indonesia Provinsi Bengkulu Erna Sari Dewi di Bengkulu, Rabu.

Menurut Erna keberhasilan atlet di kolam renang tidak terlepas dari kualitas pembinaan yang diberikan pelatih setiap hari. Karena itu, kata dia, peningkatan kapasitas pelatih harus terus dilakukan agar mampu mengikuti perkembangan ilmu olahraga modern.

Dia menilai, pelatih memiliki tanggung jawab besar dalam membangun mental juara atlet sejak usia dini. Selain fokus pada teknik, pelatih juga harus mampu menjadi motivator dan pendamping bagi atlet selama proses latihan maupun menghadapi kompetisi.

"Kami ingin para pelatih di Bengkulu bisa melahirkan atlet-atlet yang bukan hanya berprestasi, tetapi juga memiliki mental bertanding yang kuat dan disiplin tinggi. Karena prestasi lahir dari proses pembinaan yang konsisten," ucap Erna.

Federasi Akuatik Indonesia Provinsi Bengkulu pun menggelar Pelatihan Pelatih Renang Kategori Madya sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan atlet renang agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

"Pelatih merupakan ujung tombak prestasi atlet Bengkulu. Bagaimana seorang pelatih bisa memberikan yang terbaik untuk atlet, baik dari sisi program latihan, pembinaan mental hingga pengembangan kemampuan atlet secara menyeluruh,” kata dia.

Pelatihan tersebut diikuti pelatih renang dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, serta peserta dari Provinsi Jambi dan Sumatera Barat. Kegiatan berlangsung di Kota Bengkulu dengan menghadirkan 10 narasumber dari berbagai bidang olahraga dan kepelatihan.

Ketua Panitia Pelatihan Yayat Wahyu mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari program peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga renang di Bengkulu. Pelatihan bertujuan menyamakan pemahaman terkait metodologi kepelatihan terbaru sekaligus mendukung pembinaan atlet secara terstruktur dan berkelanjutan.

"Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pelatih, menyamakan pemahaman terkait metodologi kepelatihan terbaru, serta mendukung pembinaan atlet secara terstruktur dan berkelanjutan,” kata Yayat.

Sebanyak 24 peserta mengikuti pelatihan pelatih renang dan 24 peserta lainnya mengikuti pelatihan wasit dan juri renang yang berlangsung pada 14-15 Mei 2026.

Para peserta mendapatkan materi mulai dari manajemen kepelatihan, periodisasi latihan, analisa performa atlet, psikologi olahraga, fisiologi terapan, penanganan cedera olahraga hingga regulasi cabang olahraga renang.

Federasi Akuatik Bengkulu juga akan menggelar Kejuaraan Provinsi Renang pada 16-17 Mei 2026 di Kolam Renang Gelora Merah Putih Kota Bengkulu. Kejuaraan tersebut sekaligus menjadi momentum peresmian kolam renang yang sebelumnya bernama Kolam Renang Rafflesia itu setelah dilakukan pembenahan dan pengembangan fasilitas oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.



Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026