Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Hendri Praja mengajak warga di daerah itu bergotong royong guna memperbaiki akses jalan yang ambles akibat hujan deras di wilayah itu, sejak beberapa waktu belakangan.

"Untuk penanganan darurat, hari Minggu nanti kita akan bergotong royong bersama masyarakat dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait guna memperbaiki jalan ini, karena jika menunggu dana APBD baru akan turun beberapa bulan ke depan dan harus menunggu proses tender," katanya di Rejang Lebong, Senin, saat meninjau Jalan Taman Siswa Kelurahan Talang Rimbo Baru, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu yang ambles.

Dia menjelaskan jalur yang mengalami kerusakan tersebut merupakan jalan kabupaten yang selama ini menjadi jalur alternatif strategis di Kota Curup.

Sebagai langkah penanganan cepat, dia mengajak warga bersama OPD teknis seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan beberapa instansi lainnya untuk membangun jembatan darurat.

"Tadi sudah saya perintahkan OPD terkait guna menghitung bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan jembatan darurat, seperti besi, pelat dan lainnya, termasuk menyiapkan alat berat berupa ekskavator mini milik BPBD Rejang Lebong," katanya.

Meski dilakukan penanganan darurat, Hendri memastikan jalan tersebut rencananya diperbaiki secara permanen menggunakan anggaran yang telah disiapkan dalam APBD Rejang Lebong 2026 dengan besaran mencapai Rp1 miliar.

Kepala BPBD Rejang Lebong M Budianto menjelaskan dampak cuaca ekstrem di wilayah itu, sejak beberapa waktu terakhir, telah menyebabkan sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan, baik akibat banjir maupun tanah longsor.

Terkait dengan kondisi tersebut, pihaknya mengimbau kalangan warga daerah itu meningkatkan kewaspadaan diri terhadap potensi dampak cuaca ekstrem.

Jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu yang lama, dia meminta warga segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.



Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026