Bengkulu (ANTARA) - PT Pelindo Regional 2 Bengkulu menyalurkan hewan kurban ke masyarakat Pulau Enggano pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap warga di wilayah pulau terluar Indonesia itu.

"Penyaluran kurban ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian Pelindo kepada masyarakat, termasuk warga di Pulau Enggano,” kata General Manager PT Pelindo Regional 2 Bengkulu melalui Ketua Panitia Kurban Midi Otomo, di Bengkulu, Kamis.

Dia mengatakan pada Idul Adha tahun ini PT Pelindo Regional 2 Bengkulu menyalurkan total 10 ekor hewan kurban kepada masyarakat dan sejumlah instansi di Provinsi Bengkulu.

Dari jumlah tersebut, sebanyak tujuh ekor sapi disalurkan kepada berbagai mitra dan instansi, yakni masyarakat Pulau Enggano, Polda Bengkulu, Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Lanal Bengkulu, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), serta Kecamatan Kampung Melayu.

Sementara itu, tiga ekor sapi lainnya disembelih langsung di halaman kantor PT Pelindo Regional 2 Bengkulu untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Panitia menyiapkan sebanyak 500 kupon pembagian daging kurban yang disalurkan kepada tenaga alih daya (TAD), petugas kebersihan, satuan pengamanan, staf koperasi, pondok pesantren, panti asuhan, hingga warga di sekitar lingkungan kantor Pelindo.

Midi menegaskan kegiatan kurban menjadi agenda rutin tahunan perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada ibadah, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan.

"Kegiatan kurban ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi sosial Pelindo kepada masyarakat. Kami berharap ke depan jumlah hewan kurban yang disalurkan semakin bertambah sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas," ujar Midi.

Dia menyampaikan, PT Pelindo Regional 2 Bengkulu berharap pelaksanaan kurban dapat membawa keberkahan bagi perusahaan serta mempererat nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.



Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor : Anom Prihantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026