Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,4 miliar pada tahun anggaran 2026 untuk penanganan infrastruktur jalan dan mitigasi tanah longsor di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

"Pada tahun 2026 ini, Pemprov mengalokasikan anggaran senilai Rp5 miliar untuk penanganan jalan dan longsor di ruas Beringin III-Bengko dengan rencana panjang penanganan satu kilometer," ujar Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Toni saat membacakan sambutan Gubernur Bengkulu dalam Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Curup ke-146 di Gedung DPRD Rejang Lebong, Jumat.

Dia menjelaskan, selain penanganan longsor Pemprov Bengkulu juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5,43 miliar dari APBD Provinsi untuk perbaikan berkala pada ruas Jalan Curup - Air Dingin dengan target penanganan sepanjang 2 kilometer.

"Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen penuh pemerintah provinsi untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta menyokong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan hulu Bengkulu," terangnya.

Perkembangan Kota Curup saat ini, kata dia, telah tumbuh menjadi episentrum penting di Provinsi Bengkulu, yang tidak hanya berfungsi sebagai lumbung pertanian dan pusat pariwisata berbasis alam-budaya, tetapi juga sebagai roda penggerak ekonomi utama.

Menurut dia, sinergi anggaran ini sejalan dengan komitmen Gubernur Bengkulu yang memiliki jargon "Bantu Rakyat" guna diimplementasikan pada program-program konkret penanganan kebutuhan dasar mulai dari kesehatan, jaring pengaman sosial, sarana pertanian, hingga bantuan hukum dan permodalan masyarakat kurang mampu.

Sejauh ini berbagai program bantuan dari Pemprov Bengkulu sudah dikucurkan ke Kabupaten Rejang Lebong sepanjang tahun 2025, dalam bidang sektor kesehatan, infrastruktur, dan pendidikan.

"Di sektor kesehatan berupa penyerahan bantuan 15 unit ambulans untuk 15 kecamatan di Rejang Lebong. Kemudian jaminan kesehatan, berupa pengalokasian anggaran kepesertaan BPJS JKN KIS melalui program Jamkesprov sebanyak 3.379 jiwa," jelasnya.

Sedangkan di sektor infrastruktur dan irigasi, tegas Herwan Toni, berupa Pembangunan jalan baru dan rekonstruksi jalan lama (long segment) pada ruas Palak Curup-SP III Karang Baru sepanjang 7,09 kilometer dengan serapan anggaran Rp19,26 miliar.

Selanjutnya pembangunan jalan dan jembatan ruas Air Lang-Desa Apur sepanjang 8,45 KM senilai Rp22,47 miIiar. Pembangunan ruas Jalan Dr AK.Gani-Tabarenah sepanjang 2,72 kilometer sebesar Rp13,16 miliar.

Penanganan jalan dan jembatan strategis ruas Padang Ulak Tanding (PUT)-Kota Padang-Derati-Tanjung Ening (batas Sumsel) sepanjang 33,32 kilometer dengan nilai anggaran mencapai Rp53,68 miliar.

"Selain itu ada juga kegiatan rehabilitasi irigasi Air Musi Kejalo senilai Rp497,29 juta guna memperkuat produktivitas sektor pertanian lokal," tambah dia.

Sementara itu di sektor pendidikan Pemprov Bengkulu pada tahun lalu telah melakukan rehabilitasi sarana fisik enam sekolah meliputi SMAN 3, SMAN 7, SMAN 9, SMAN 11, SMAN 14, dan SMKN 7 Rejang Lebong, dengan total anggaran mencapai miliaran rupiah.

"Pemprov Bengkulu melanjutkan program peningkatan mutu pendidikan pada tahun 2026 ini melalui rencana rehabilitasi sarana dan prasarana SMAN 1 Kabupaten Rejang Lebong dengan pagu anggaran Rp1 miliar," demikian Herwan Toni.



Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026