Bengkulu (ANTARA) - Seorang haji asal Provinsi Bengkulu Mustina Abdul Basir (66) yang tergabung dalam Kloter PDG 04 Embarkasi Padang wafat di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi.

"Peserta haji asal Kabupaten Bengkulu Utara atas nama Mustina Abdul Basir wafat di Makkah pada Senin 1 Juni 2026 pukul 02.30 waktu Arab Saudi,” kata Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Kurniawan Arianto Abdul Gani di Bengkulu, Senin.

Kondisi kesehatan almarhumah dilaporkan mulai menurun sejak 23 Mei 2026 sehingga harus mendapatkan penanganan dan perawatan medis di rumah sakit di Makkah. Pada 25 Mei 2026 almarhumah kembali ke tenda kloter di Arafah dengan kondisi masih lemah dan terus dalam pemantauan tim kesehatan haji.

Setelah kembali dari puncak haji (Arafah, Muzdalifah, Mina/Armuzna)  pada 29 Mei 2026 kondisi umum Ny Mustina masih lemah, meski kesadaran dilaporkan masih baik. Namun asupan makan dan minum mulai berkurang.

Kondisi kesehatan kemudian kembali memburuk pada 1 Juni 2026 sekitar pukul 01.30 waktu Arab Saudi yang ditandai dengan penurunan kesadaran dan kondisi umum yang semakin melemah.

Tim Kesehatan Haji Kloter (TKHK) selanjutnya melakukan upaya pertolongan dan penanganan medis setelah dinyatakan tidak sadarkan diri. Namun hingga pukul 02.30 waktu Arab Saudi, Ny Mustina dinyatakan meninggal dunia.

Sesuai prosedur penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi, almarhumah direncanakan dishalatkan di Masjidil Haram dan dimakamkan di salah satu pemakaman Makkah Al Mukarramah.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama petugas kesehatan haji menyampaikan duka cita atas wafatnya almarhumah dan mendoakan agar seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT.



Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026